Banyuasin, Halosumsel-
Guna memastikan stok dan harga sembako stabil di Pasar, menjelang tahun baru dan natal Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Koperasi dan Perindustrian perdagangan (Diskoperindag) dan bersama Polres Banyuasin dan sejumlah intansi terkait menggelar sidak, Kamis (20/12).
Pantauan dilapangan, didapati sejumlah harga sembako yang mengalami kenaikan 5% hingga 10% persen atau maksimal naik Rp 4 ribu dari harga sebelumnnya seperti Cabang, Bawang, dan daging mengalami kenaikan.
“Ada beberapa sembako yang mengalami kenaikan namun tidak terlalu mengalami lonjakan masih di batas normal,”ujar Kepala Dinas Koperindag melalui Kabid Perdagangan Budiman, S.STP.
Menurutnya, kenaikan didasari karena moment di hari natal dan tahun baru yang dikarena permintaan pasar yang meningkat, sehingga berdampak pada sejumlah pasar mengalami kenaikan.
Hal itu dibenarkan oleh salah seorang pedagang Suryati, yang mengatakan pengunjung pasar mulai meningkat sejak sepekan terakhir sehingga permintaan konsumen meningkat.
“Sejak sepekan terakhir memang ramai dari hari-hari sebelumnya menyebabkan permintaan konsumen juga tinggi,”singkatnya.
Diketahui sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan seperti Bawang Putih, sebelumnya Rp 28 ribu perkilo menjadi Rp 30 ribu perkilonya, Ayam Boiler dari seharga Rp 30 ribu naik menjadi Rp 32 ribu dan cabai rawet Rp 20 menjadi Rp 23 ribu dan cabai merah Rp 24 ribu.
Selain mengecek stok barang dan harga sidak juga menyasar pada pedagang yang menjual dagangan yang berformalin dengan mengambil beberapa sample untuk dilakukan pengecekan.
“Dari laporan yang diterima dari hasil pengecekan berupa dagangan tahu tidak ada indikasi formalin, namun apabila terdapat indikasi formalin akan kita tindak,”pungkasnya. Ti

