Ketua Panitia Musda V Partai Demokrat Sumsel: Persiapan Matang, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka hingga 28 April

Palembang, Menjelang berakhirnya masa kepengurusan DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan, partai berlambang bintang mercy ini akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) kelima. Ketua Panitia Musda V Partai Demokrat Sumsel, MF Ridho, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan sesuai dengan anggaran dasar dan rumah tangga partai.

Dalam konferensi pers yang digelar di Palembang Senin (27/4/2026), MF Ridho didampingi sejumlah pengurus DPP seperti Simanjuntak, Rocky Amo, Panji Silaban, Bobby, serta pengurus DPD Sumsel lainnya menyampaikan sejumlah keterangan resmi.

“Kami ingin menyampaikan bahwa Partai Demokrat akan mengadakan perhelatan Musyawarah Daerah. Sesuai AD/RT, kepengurusan DPD Sumsel sudah berada di ujung masa bakti 5 tahun, sehingga harus dilakukan Musda untuk memilih ketua yang baru,” ujarnya

 

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, pelaksanaan Musda V ditetapkan pada:

· Hari/Tanggal: 30 April 2026
· Tempat: Hotel Aryaduta, Palembang
· Waktu: Pukul 19.00 WIB hingga selesai

“Kegiatan ini kami laksanakan sesuai petunjuk organisasi, mengikuti AD/RT partai, dan hasil konsultasi dengan DPP. Insyaallah semuanya berada dalam koridor aturan Partai Demokrat,” tegasnya.

 

MF Ridho menjelaskan bahwa proses pembukaan pendaftaran bakal calon ketua DPD telah dimulai secara internal sejak 20 April 2026. Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 28 April 2026.

“Hingga hari ini, baru satu orang yang mendaftar sebagai bakal calon ketua DPD, yaitu Bapak H. Ujang yang notabene adalah ketua DPD petahana. Namun kami masih membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kader Partai Demokrat yang ingin mencalonkan diri hingga batas waktu yang telah ditentukan,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Ketua Panitia berharap pelaksanaan Musda ini dapat menjadi bagian dari edukasi politik kepada masyarakat bahwa Partai Demokrat melaksanakan kegiatan musyawarah daerah secara legal, teratur, dan sesuai mekanisme partai.

“Semua proses akan diputuskan oleh DPP, tetapi mekanisme pemilihan tetap kami laksanakan dengan transparan. Kami mohon dukungan rekan-rekan media untuk memberitakan kegiatan ini sehingga masyarakat tahu bahwa demokrasi di internal partai berjalan dengan baik, tanpa hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya

Sementara itu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat melalui Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) memberikan klarifikasi resmi. Perwakilan DPP Bidang OKK Silaban, menegaskan bahwa proses pemilihan ketua DPD masih dalam tahapan awal dan belum memasuki fase penetapan.

“DPP tidak menetapkan ketua terpilih pada saat ini. Yang kami lakukan nanti adalah menyatakan dan mengesahkan calon ketua terpilih hasil musyawarah daerah. Setelah itu, nama tersebut diserahkan ke DPP untuk kemudian ditetapkan secara resmi oleh Ketua Umum,” ujar Silaban dalam keterangan persnya.

 

Silaban menjelaskan bahwa hingga saat ini proses pendaftaran bakal calon ketua DPD masih terbuka. Panitia Musda daerah telah membuka pendaftaran, dan selanjutnya DPP akan melakukan verifikasi identitas serta keabsahan dukungan.

“Setelah pendaftaran ditutup, kami akan menerima laporan dari DPD daerah. Kemudian, berdasarkan hasil pendataan yang masuk, kami akan melakukan verifikasi ulang. Jadi belum ada penetapan siapa pun sebelum tahapan itu dilalui,” tegasnya.

Lebih lanjut, Silaban menegaskan bahwa Partai Demokrat adalah partai yang memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kader untuk berkompetisi dalam musyawarah daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa menjadi pemimpin partai memiliki persyaratan dan mekanisme evaluasi yang ketat.

“Hari ini informasi yang kami dengar masih bersifat sementara. Kami akan cek lagi pada saat verifikasi. Banyak hal terkait evaluasi yang nantinya akan disampaikan secara jelas oleh Sekretaris Partai Demokrat. yang jelas, kepemimpinan ke depan harus lebih baik, berbeda, dan mampu meningkatkan perolehan kursi dari sebelumnya,” ujar Silaban.

 

Silaban juga menyampaikan harapannya agar Musda V Sumsel melahirkan kepemimpinan yang optimistis dan mampu melipatgandakan prestasi partai. Target utama adalah konsolidasi yang solid menuju kemenangan pada pemilihan mendatang.

“Jangan sampai hasil hari ini biasa-biasa saja. Ke depan kita harus optimis bisa melipatgandakan perolehan. Untuk itu, saya persilakan ketua panitia menyampaikan kelanjutan temuan-temuan di lapangan. Tolong dirawat baik-baik,” pesannya.

Mengakhiri pernyataannya, Silaban mengingatkan tema besar pelaksanaan Musda V Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan, yaitu:

“Konsolidasi Demokrat, Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan dan Rebut Kemenangan”

Tema ini menjadi panduan seluruh kader untuk bersatu, memperkuat struktur partai, dan bersiap memenangkan pertarungan politik ke depan.