Halosumsel.com-
Usai mendapat pengobatan, Yessi Novita (37) langsung membuat laporan resmi ke Mapolresta Palembang. Betapa tidak, akibat penjambretan yang dilakukan dua pelaku menggunakan sepeda motor V-Ixion, saat melintas di Jalan Gubernur HA Bastari tepatnya di seputaran Tugu Parameswara, Minggu (20/12) sekitar pukul 17.30 WIB, suaminya Muksi (37) dan anaknya, Nadila Dwi Nanda (10) harus dirawat intensif di RSUD Bari. Sementara dompet berisi uang tunai sebanyak Rp 3 juta, satu unit handphone Nokia dan surat penting berhasil dibawa kabur pelaku.
Kepada petugas piket, korban yang tercatat sebagai warga Komplek Perumahan Pondok Palem Indah Kecamatan Alang-Alang Lebar menceritakan, dirinya bermaksud menjumpai orang tuanya di kawasan Jakabaring. Ditengah perjalanan, dua pelaku memepet dan langsung menarik dompet yang ada digenggaman.
“Saat itu kami sempat tarik-tarikan dompet. Karena tenaga lelaki, ditambah posisinya dalam keadaan berdiri diatas motor, suami saya tidak bisa menguasai laju kendaraan yang kami kemudikan. Kami terjatuh, sementara pelaku langsung tancap gas,” terangnya.
Sebenarnya, lanjut korban, tidak ingin membawa urusan ini ke polisi. Namun, dikarenakan butuh biaya untuk pembayaran rumah sakit karena suaminya harus segera dioperasi karena patah tulang iga, laporan polisi yang bisa dijadikan dasar agar pihak asuransi dapat membantunya.
“Pihak asuransi jasa raharja bisa membantu namun syaratnya ada laporan polisi. Saya sangat berharap agar pihak kepolisian dapat menangkap pelaku,” tambahnya.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede SIk melalui KA SPKT Bripka Novi Arianto sedang menindaklanjuti laporan korban yang tertuang dalam bukti : LP/B-2907/XII/2015/Sumsel/Resta.
“Laporan korban akan diprosea Sat Reskrim,” ujarnya. (agustin selfy)
