Halosumsel.com-
Penyalagunaan narkoba di kota Palembang sepertinya sudah menjamur. Semakin gencar petugas melakukan penangkapan, semakin banyak juga para pemain narkoba berkeliaran. Hal ini tentu menjadi PR besar bagi aparat kepolisian Republik Indonesia kedepan.
Menurut catatan, pengungkapan kasus narkoba di wilayah hukum Polresta Palembang mengalami peningkatan sebesar 100 persen, jika dibandingkan dengan setahun terakhir.
“Jika terakhir pengungkapan kasus narkoba terbesar hanya tiga kilogram shabu, kini ditahun ini berhasil mengungkap lima kilogram shabu. Dengan demikian upaya menekan dan mencegah peredaran narkoba dikota Palembang sudah dikatakan cukup maksimal,” terang Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tjahyono Prawoto melalui Kasat Reserse Narkoba Polresta, Kompol Rocky Marpaung SIk MH kepada awak media.
Dikatakan Rocky, dalam tiga bulan terakhir terdapat peningkatan dalam pengungkapan kasus narkoba.
“Pada tiga bulan ini, jajaran kita berhasil mengamankan sedikitnya 5,5 kilogram shabu senilai Rp 7,5 Miliar, pil ekstasi sebanyak 1104 butir senilai Rp 1,7 juta dan ganja sebanyak 77,01 gram senilai Rp 1,2 juta, dengan 91 kasus dan 101 tersangka. Dari 91 kasus itu, tersangka narkoba menduduki angka pertama yaitu sebanyak 82 kasus, disusul kasus ganja sebanyak lima kasus dan terakhir kasus ekstasi sebanyak empat kasus,” urai mantan Kapolsek Talang Kelapa ini.
Disinggung kegiatan malam pergantian tahun, Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang tetap akan melakukan pengawasan ditempat-tempat hiburan malam dan kegiatan masyarakat.
“Ya, sesuai perintah pimpinan, Bapak Kapolresta dan anggota Sat Narkoba kita akan melakukan pengawasan dalam malam pergantian tahun nanti, terutama diwilayah perbatasan pendistribusian narkoba dan tempat-tempat yang sering dijadikan transaksi,” tutup Rocky. (agustin selfy)
