Halosumsel.com-
Banyaknya anggota Polri yang melakukan pelanggaran, ternyata menjadi sorotan masyarakat. Oleh karena itu, Polda Sumsel turut melakukan mendataan atas kasus tersebut. Ditahun 2015 terjadi penurunan, jika dibandingkan tahun sebelumnya 2014. Hal ini diungkapkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Iza Fadri ketika gelar evaluasi di Pos Air Mancur, Kamis (31/12) malam.
“Manurut catatan kami, pelanggaran anggota Polri tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Jika ditahun 2014 mencapai angka 249 kasus, kini di tahun 2015 mencapai 237 kasus. Dengan demikian turun sekitar 12 kasus,” beber Orang nomor satu di Polda Sumatera Selatan ini.
Dijabarkan Iza, pada pelanggaran disiplin tahun 2015 menduduki angka 161 kasus, sementara di tahun 2014 mencapai 196 kasus.
“Dengan demikian terjadi penurunan sekitar 35 kasus dalam pelanggaran disiplin. Sedangkan pelanggaran kode etik, ditahun 2015 mencapai 76 kasus, sedangkan di tahun 2014 hanya 53 kasus, disitu terjadi peningkatan sekitar 23 kasus dan itu didominasi oleh pelanggaran pidana umum, narkoba dan etika. Sementara anggota yang dipecat masih sama, 15 orang, tidak naik dan tidak juga turun,” terangnya.
Dikesempatan itu juga, tidak lupa Iza membeberkan secara umum situasi Kamtibmas wilayah hukum Sumatera Selatan dalam keadaan kondusif. Itu dikarenakan, terselenggaranya roda pemerintahan dalam berbagai aspek kegiatan pembangunan dan aktifitas masyarakat berjalan baik tanpa adanya kendala dan gangguan yang meresahkan.
“Menurut data yang kami peroleh Jumlah Tindak Pidana ditahun 2015 mencapai 20.898 kasus, sementara ditahun 2014 mencapai 22.909 kasus. Sedangkan Penyelesaian Tindak Pidana ditahun 2015 menduduki angka 10.190 kasus, sementara ditahun 2014 menduduki angka 8.942 kasus.
Dengan demikian terjadi kenaikan pada penyelesaian tindak pidana ditahun 2015 sekitar 48,76 persen, sedangkan ditahun 2014 hanya 39,09 persen saja,” ungkapnya. (agustin selfy)
