Palembang Halosumsel –
Hari Juang TNI Angkatan Darat Ke-78 tahun 2023 dirayakan dengan semangat juang dan pengabdian tinggi oleh Prajurit TNI AD dan PNS jajaran Kodam II/Swj di Palembang. Upacara peringatan digelar di Pelataran BKB Palembang, dipimpin oleh Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil.
Dalam amanatnya, Pangdam mengungkapkan rasa bangga dan penghargaan atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi tinggi para Prajurit TNI AD. Dalam suasana keprihatinan akibat bencana alam, peringatan tahun ini diselenggarakan secara sederhana dengan menyertakan doa bersama dan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban musibah.
Tema TNI Angkatan Darat Bersatu dengan Alam untuk NKRI menjadi landasan visi dan komitmen TNI AD. Pangdam menekankan bahwa kebersamaan dengan rakyat adalah kekuatan utama yang menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dengan mengenang Palagan Ambarawa, Pangdam menegaskan bahwa peristiwa heroik tersebut menggambarkan kuatnya kekuatan yang terbangun dari persatuan TNI dan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Pangdam juga menyampaikan bahwa TNI Angkatan Darat harus hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat, menjadi solusi, dan proaktif dalam tindakan yang berdampak positif bagi kesejahteraan rakyat. Sebagai tahun politik 2024 mendekat, netralitas TNI dihadirkan sebagai nilai mutlak yang harus dipegang teguh.
Upacara Hari Juang TNI Angkatan Darat Ke-78 dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Kasdam II/Swj, Kapok Sahli Pangdam II/Swj, Danrem 044/Gapo, para Asisten Kasdam II/Swj, dan para Dan/Ka Balakdam II/Swj wilayah Garnizun Palembang. Kesatuan dan pengabdian menjadi pilar utama dalam menjaga keutuhan dan kejayaan NKRI.
Pada peringatan Hari Juang TNI AD Kodam Sriwijaya yang ke-78, Angkatan Darat menetapkan tema “Bersama Rakyat Melestarikan Alam.” Palas tanpa kata darat, Pak Maruli, memerintahkan penanaman pohon, pembersihan pasar, dan selokan, menunjukkan komitmen Angkatan Darat dalam menjaga kelestarian alam.
Pak Maruli, yang pertama kali memimpin Palas tanpa kata darat, mengharapkan agar TNI semakin profesional dan dicintai oleh rakyat. Ke depan, upaya menjaga kelestarian alam, khususnya melalui penanaman pohon, menjadi fokus utama.
Pentingnya netralitas TNI juga disoroti, dengan Pak Maruli menyampaikan pesan tentang netralitas secara lisan dan melalui video kepada seluruh satuan dijajaran. Posko pengaduan telah dibuka untuk melaporkan anggota TNI yang tidak netral, dan akan dilakukan penyelidikan sesuai dengan aturan jika ada pelanggaran netralitas. Harapannya, TNI terus menjadi kekuatan yang dapat dipercaya dalam menjaga kedaulatan sambil menjalankan peran aktif dalam melestarikan lingkungan.

