Muara Enim,HS-

Hingga hampir 2 tahun alat berat yang digunakan untuk menggali makam di lokasi TPU Greenland banko Barat Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim disediakan oleh CSR PT Bukit Asam Tbk namun sejak itu pula berangsur hilang.
Sehingga dalam melakukan pemakaman masyarakat yang memakamkan di lokasi ttu Greenland banko barat harus menggali secara manual.

Layaknya seluruh masyarakat sudah mengetahui bahwa lokasi pemakaman TPU Greenland Bangko Barat ini Bukanlah tanah biasa akan tetapi tanah timbunan yang berjenis Napal biru di mana tanah tersebut sangat keras layal nya batu, dan cacing pun diduga tak akan sanggup hidup di tanah jenis ini.

Kita hanya menyayangkan dari awalnya komitmen dari tim lokasi makam banko barat hingga CSR PT BA  yang akan membantu masyarakat dalam proses menggali memakamkan baik keluarga kerabat tetangga di lokasi TPU banko barat namun sejak tiga  tahun terakhir keberadaan alat bantu untuk menggali makam sudah hilang.ungkap Basrun Nazir (45)  warga desa Lingga saat dimintai tanggapannya (12/11/19)

Diakuinya bahwa selama ini masyarakat yang memakamkan jenazah di lokasi Tegalrejo Talang Gabus dan lain sebagainya tidak mengalami kendala karena tanah yang digali oleh para penggali merupakan tanah asli bukan timbunan bebatuan sehingga proses penggalian nya pun cukup mudah terlebih dikerjakan secara gotong royong   Akan tetapi jika mengarah ke TPU banko Barat maka banyak penggali makam  terkesan angkat bendera.. Seharusnya PT BA tidak ingkar dan tetap merespon sebagai wujud tanggung jawab sosial terhadap masyarakat jangan  hanya PHP ungkapnya.

Derita yang sama diungkap oleh Ahmad Syaiful salah satu warga Pasar Tanjung Enim   yang kerap membantu menggali makam di lokasi TPU Banko Barat mengakui bahwa tanah Naval biru yang ada di lokasi ttu bangku barat sangat keras dan jika hujan tanah tersebut sangat licin, selama ini kita dibantu oleh alat berat untuk menggali lobang dan kita hanya merapikan dan  membuat bagian Puri makam sehingga pekerjaan tidak terlalu sulit  namun jika tanpa bantuan alat maka setidaknya kita mempersiapkan tenaga sebanyak 12 orang

Kita berharap agar alat bantu gali seperti yang dahulunya dapat di perbantukan dilokasi Makam sehingga akan sangat membantu karena bagaimanapun ini adalah komitmen atas masyarakat harapnya.

terpisah dikonfirmasi Manager Humas PT BA Tbk Efensi beberapa waktu lalu terkait lenyap nya alat berat bantu penggalian makan dilokasi TPU Banko Barat,   belum memberikan tanggapan dan baru akan mengkonfirmasi ke bagian terkait,

Sabar  kita akan tanyakan dulu persoalan ini kepada bagiannya .  ungkap Efensi (jazzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *