Halosumsel.com-
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang tengah
melakukan persiapan berupa pembangunan di semua bidang, baik saran dan
prasaran penunjang untuk gelaran Asian Games XVIII 2018 maupun saran dan
prasaran umum lainnya. Pesatnya pembangunan-pembangunan di Sumsel tidak
saja harus dilakukan oleh pihak pemerintah provisi, namun diharapkan
kontribusi dan keterlibatan pihak badan usaha atau perusahaan swasta ikut
berpartisipasi dalam pembangunaan tersebut.*
Keinginan dan harapan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Selatan H.
Alex Noerdin kepada seluruh perusahaan yang berada di Sumsel untuk bisa
berkontribusi, turut membantu agar apa yang diharapkan bisa dikerjakan
dengan baik. Terlebih lagi bantuan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
PT Pertamina (Persero) Refinery Unit III Plaju.
Saat ini pemprov Sumsel sedang membangun arena Bowling untuk dipergunakan
di gelaran Asian Games 2018 mendatang. Namun, pada pelaksanaan pembangunan
venue ini membutuhkan sarana dan prasarana perlengkapan penunjang lainnya.
Gubernur berharap, Pertamina bisa membantu, agar dapat menjadi mitra
pemerintah dalam menyukseskan pembangunan di Sumsel untuk melengkapi
fasilitas yang ada.
“Saya harap bisa membantu, terlebih lagi ini bisa dinikmati semua orang
jika semua sudah lengkap dan fasilitas yang ada bisa dipakai seumur hidup,”
ujar Alex saat bertemu dengan General Manager Pertamina (Persero) Refinery
Unit III Plaju yang baru, Eman Salman Arief, di ruang rapat Griya Agung,
Jumat (5/08) .
Dikatakan Alex bahwa, ini juga sebagai salah satu rangka jalinan kerjasama
Pemprov Sumsel dengan Pertamina, serta meneruskan hubungan bersama yang
sudah baik. Pemprov akan selalu menjaga kelancaran operasional kebijakan
pertamina, sebaliknya Pertamina dapat membantu proses peningkatan
pembangunan Sumsel.
“Ini untuk membantu Asian Games, mudah-mudahan harapan kita bukan hanya
Asian Games saja, tetapi terus kedepan bekerjasama dengan baik,” harap Alex.
General Manager Pertamina (Persero) Refinery Unit III Plaju Sumsel melalui
Manager Publikasi dan Relation Area Sumbangsel, Mahasid mengatakan,
pihaknya akan berkordinasi melalui pihak pusat untuk dapat merealisasikan
salah satu bentuk kerjasama tersebut. Dan akan berusaha untuk bisa
membantu. Dikatakannya bila ini bisa terwujud tentunya kebanggan tersendiri.
“Mudah-mudahan, kita berdoa Pertamina diberi kemampuan untuk membantu itu,
terus bekerjasama yang baik agar bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Dijelaskannya, bila dapat membantu, kemungkinan Pertamina langsung
memberikan bentuk realisasi apa yang dibutuhkan tersebut. Rencananya
pembelian peralatan tersebut dengan angka senilai 29 Milyar.(rilis)

