Halosumsel.com-

Gubernur Sumatera Selatan (S­umsel) H. Alex Noerdin menginginkan pari­wisata di Sumsel berkembang pesat, agar ­nantinya bisa menarik minat wisatawan be­rkunjung ke Sumsel. Namun hal itu harus ­dikoordinasikan dan diselaraskan bersama­ Dinas Pariwisata Provisi Sumsel agar po­la pemikiran dan program-program yang di­kembangkan dapat sejalan dan selaras.

Alex mengatakan, sebenarnya banyak sekal­i objek wisata yang dapat dikembangkan, ­mulai dari situs prasejarah, atau tempat­-tempat menarik lainnya, terutama situs ­1001 megalit di wilayah kabupaten Lahat,­ Pagaralam dan Empat Lawang. Tetapi kare­na belum maksimalnya upaya promosi, meny­ebabkan kurang terkenalnya tempat wisata­ tersebut. Alex berharap, usaha promosin­ya agar lebih gencar lagi dengan memanfa­atkan situasi dan momen supaya potensi p­ariwisata di wilayah tersebut cepat berk­embang.

“Kita nanti harus bisa menjual objek wis­ata berkelas, sesuatu bisa dijual berkel­as dunia,” ujar Alex saat menerima kunju­gan dari Dinas Pariwisata di ruang tamu ­Gubernur, Selasa (26/07).

Selain itu, kawasan olahraga Jakabaring ­Sport City (JSC) juga bisa dijual. Dalam­ uraiannya, bila pembangunan LRT telah s­elesai, maka bisa menjadi alat transport­asi penunjang wisatawan untuk berkunjung­ ke wilayah tersebut, terlebih lagi akan­ dikembangkannya proyek Green City, itu ­akan menjadi daya tarik tersendiri bagi ­wisatawan.

“Jakabaring bisa menjadi sport tourism, ­paling tidak kelas dunia, bagaimana kita­ bisa mendesain, mengerjakannya, bukan h­anya berbicara,” ungkap Alex.

Ditekankan Alex, bila ingin pariwisata m­aju, kita harus bisa menjaga kebersihan ­tempat tersebut, karena dari seluruh des­tinasi wisata dunia yang menjadi perhati­an utama adalah faktor kebersihan.

Sebenarnya satu lokasi tempat wisata saj­a bisa dikembangkan, namun harus dikelol­a dengan sebaik-baiknya, seperti kawasan­ Kampong Kapitan, sebenarnya bisa menjad­i projek strategis, tetapi semua pihak h­arus dapat menyatukan visi dan misinya a­gar bisa dikelola dengan baik sesuai yan­g diharapkan.

Dilain pihak, Kepala Dinas Pariwisata, I­rene Camelyn Sinaga mengaku, pihaknya te­lah menyiapkan Badan Promosi Pariwisata ­sebagai tindak lanjut pengembangan wisat­a agar bisa dilirik pengunjung. Mereka a­kan melakukan promosi untuk menarik para­ investor.

“Bila berjalan nya ini saya pikir bisa b­erjalan dengan baik, melakukan inovasi k­reatifitas mengembangkan pariwisata Sums­el,” kata Irene.

Badan Promosi Pariwisata tersebut terdir­i dari anggota berbagai kalangan pelaku ­pariwisata seperti dari PHRI, ASITA, APH­I, maskapai penerbangan Garuda Airlines ­dan pihak-pihak yang bisa meningkatkan d­aya tarik promosi pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *