Tanjung Enim,  HS-

Sebanyak 163 siswa siswi SMA Bukit Asam Tanjung Enim tahun pelajaran 2018-2019 dilakukan pelepasan dilaksanakan di Gedung serba guna SMA Bukit Asam Talang Jawa Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim (10/4/19)
Sebanyak 163 peserta didik telah menyelesaikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) selama sepekan kemarin.

Kepala SMA Bukit Asam, Tenny Dahyani SPd mengatakan, acara serah terima siswa ini mendapatkan dukungan Yayasan, komite, dan orang tua siswa. Pihaknya mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah Kabupaten Muara Enim kepada sekolah yang dipimpinnya ini.

“Mudah-mudahan ilmu yang didapatkan bisa menjadi bekal meneruskan pendidikan ke jenjang selanjutnya, dalam rangka menggapai cita-cita,”Urai Tenni.

Teni mengungkap bahwa lima tahun terakhir ini jumlah kelulusan SMA Bukit Asam diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terus meningkat. Mulai dari tahun 2015 lalu 65 persen siswa diterima berbagai di perguruan tinggi negeri yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian tahun ini SMA Bukit Asam menargetkan 80 persen alumninya diterima di Perguruan Tinggi Negeri.

“Tahun ini siswa sudah diterima di program SMPTN ada 21 persen. Ada 3 siswa yang masih menunggu pengumuman program beasiswa ke Turki. Besar harapan kami tahun ini siswa diterima di PTN ditargetkan 80 persen,”kata Tenni.

Dikatakan Ketua Yayasan Bukit Asam, Julismi bahwa yayasan terus berkomitmen dalam meningkatkan pengelolaan lembaga pendidikan binaannya. Setelah sukses mengembangkan Paud, SMA, dan SMK Bukit Asam. Yayasan Bukit Asam juga akan membangun sekolah tingkat SD dan SMP di Tanjung Enim.

“Kami bangga ini pertama kali bupati bisa hadir di acara serah terima siswa. dan sepanjang sejarah di SMA Bukit Asam ini pertama kalinya,”ungkap Julismi.

Sementara itu, bupati Muara Enim H Ahmad Yani, menyampaikan apresiasi mengenai keberhasilan yayasan Bukit Asam dalam mengembangkan pendidikan di lingkungannya. Harapannya, dalam perkembamgannya bisa bersinergi dengan visi misi pemerintah Kabupaten Muara Enim yang Agamis, Berdaya Saing, Sehat, Mandiri, dan Sejahtera.

“Harapan kami jam agama bisa ditambah dalam rangka membangun karakter siswa yang agamis. Selain ilmu akademik, membangun ilmu mental spiritualnya juga bisa ditingkatkan,”ungkapnya. (jazzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *