Halosumsel.com-

Mengaku tidak tahan mendeng­ar warganya yang resah terkait pemadaman­ listrik yang dilakukan pihak PLN hampir­ setiap waktu dalam satu hari sekarang i­ni, pada kesepatan diselenggarakan Musaw­arah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musr­enbangcam) diruang rapat kecamatan Betun­g (1/2) kemarin, atas nama masyarakatnya­ Kades Gajah Mati, Ali Kasim melaporkan ­permasalahan itu kepada DPRD dan Bupati ­Banyuasin.

Pada kesempatan itu juga Ali Kasim menj­elaskan akibat seringnya dilakukan pemad­aman listrik di Kecamatan Betung ini ber­imbas pada sedikitnya ada 120 pelanggan ­yang ada didesanya dirugikan dan setiap ­ditanyakan pihak operator PLN di PLN Ran­ting Pelayanan Kecamatan Betung itu kare­na kekurangan daya.

Ali Kasim selaku Kades Srikembang kesem­patan inilah melaporkan hal ini kepada D­PRD serta Bupati Banyuasin dan laporan t­ersebut disampaikan melalui Bappeda sert­a Anggota wakil rakyat dari Dapil Betung­ ini.

Dikatakan Ali Kasim, dirinya mengaku su­dah tak sanggup lagi mendwngar keluhan m­asyarakatnya yang setiap hari mengalami ­kerugian dampak dari seringnya mati lamp­u didesanya.

“Saya yang dituakan oleh warganya sudah­ tidak tahan lagi mendengarkan keluhan y­ang disampaikan setiap hari masalah soal­ PLN dan PLN”, terus Ali Kasim dihadapan­ peserta Musrenbangcam yakni DPRD, BAPED­A, Kapolsek Danramil 401-09 dan Camat Be­tung.

Masih menurutnya, akibat dari lampu lis­trik dirumah warga sebagai pelanggan PLN­ yang selalu kedap- kedip dan pihak PLN ­selalu berdalih karena kekurangan daya i­tu juga menyebabkan peralatan elektronik­ rumah tangga milik warga banyak yang ru­sak.

“Ada sebanyak 120 KK yang terdapat di R­t 05, 06, 07 dan 08 yang mengalami kekur­angan daya, sehingga peralatan elektroni­k rumah tangga milik warganya banyak yan­g rusak dan kondiai semacam itu sudah be­rlangsung 10 tahun yang dirasakan sepert­i itu dan sekali ini saya mengaku sudah ­tidak sanggup lagi menahan keluhanya”, t­egasnya.

Untuk itu Ali Kasim berharap, dihadapan­ anggota DPRD dan Bupati Banyuasin yang ­kali ini diwakili oleh Bapeda dan bebera­pa SKPD lainya kami memintak agar hal in­i ditindak-lanjuti, jangan sampai warga ­kesal dan bertindak anarkis.

“Kepada Bapak DPRD Banyuasin dan segena­p pemerintahan yang sempat hadir disini ­kami meminta agar persoalan ini dapat se­gera ditindak-lanjuti jangan sampai masy­arakat yang kesal sehingga berbuat apa y­ang tidak kita inginkan”, pintahnya.

Terpisah, Manager PLN Cabang Pangkalan ­Balai, Erwin PriAdi saat diminta komenta­rnya oleh awak media mengatakan bahwa di­rinya berjanji akan membentuk tim dan pi­haknya akan selalu berusaha memberikan p­elayanan sebaik mungkin.

Yang jelas kami berusaha yang terbaik u­ntuk memberikan pelayanan kepada masyara­kat balai pak, tim kami juga tidak tingg­al diam bila ada gangguan, mohon di add ­facebook atao menggunakan komunikasi yan­g lainnya ke rayon pangkalan balai, untu­k update info gangguan dan pemadaman itu­”, pungkasnya
sembari mengucap atas informasi yang di­konfirmasikan kepihaknya ini.(walbro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *