Halosumsel.com –
Pondok Pesantren Sabilul Hasanah desa Purwosari Kecamatan Sembawa bersama Dinas Kesehatan Kabupaten melakukan foging fokus, hal ini sebagai kewaspadaan bersama terhadap penyakit Demam Berdarah (DBD).
Ribuan santri ponpes Sabilul Hasanah menyambut gembira program dinas kesehatan dan berharap nyamuk dilingkungan pesantren berkurang jumlahnya dan mencegah penyakit DBD.
Kepala Dinas Kesehatan Dr.Kgs Hakim Mengatakan musim pancaroba (peralihan musim) terjadi sekarang. Masyarakat harus mewaspadai adanya penyakit Demam berdarah (DBD)untuk mengantisipasi bahayanya gigitan nyamuk, pihaknya telah melakukan Foging Fokus menyeluruh.di seluruh kabupaten banyuasin serta ponpes Sabilul Hasanah Selasa petang tadi (19/1).
“Memang untuk mencegah adanya penyakit demam berdarah ini dinas kesehatan kabupaten banyuasin telah melakukan Foging fokus.di seluruh kecamatan di kabupaten banyuasin,untuk mengatasi penyebaran virus nyamuk yang menyebabkan penyakit DBD, untuk sementara hanya pencegahan, akan tetapi masyarakat jangan lupa untuk menjaga pola hidup bersi dan sehat (PHBS), seperti makanan yang sehat, jauhkan tumpukan sampah, air minum dimasak dan ditutup serta selalu waspada tidur pakai kelambu.
Dia juga menambahkan yang paling bagus untuk menghindari pertumbuhan nyamuk dipemukiman warga terutama dearah endemis yakni daerah rawan padat penduduk yang selalu lebih muda nyamuk berkembang biak maka harus dinas kesehatan menghimbau masyarakat untuk memakai tips 3M+,Mengubur,menguras menutup penampungan air.
“Karena jika di lakukan 3M+ jentik – jentik nyamuk akan mati secara menyeluruh.Serta 3M+ yang paling penting sebab kalau hanya foging sebagai pencegahan pertebaran nyamuk disekitar rumah warga sebab pada saat di foging yang mati hanyalah nyamuk – nyamuk besar tetapi jentik – jentik nya tidak mati,dan jika di lakukan 3M+ maka jentik – jentik akan mati,”tukasya.
Terjangkit penyakit DBD bisa menyebabkan kematian maka sebelum masyarakat kena infeksi dan merebah nya wabah serangan nyamuk sebaiknya dicegah terlebih dahulu , maka dinas kesehatan juga cepat tanggap dengan membagikan bubuk Abete ke seluruh wilayah yang ada di kabupaten banyuasin.
“Sejak seminggu kemarin untuk wilayah rawan Endemis.seperti Betung, Pangkalan balai.Talang kelapa,Marianan.Telah kita bagikan bubuk abete dan foging meneyeluruh.dan di harap penyakit DBD dapat di berantas
Untuk sementara, warga banyuasin belum mengancam akan tetapi Dinas kesehatan hanya sebatas antisipasi akan bahayanya serangan nyamuk, paling tidak menginggatkan warga dengan melakukan penyuluhan supaya Pola hidup bersih dan sehat lebih diutamakan.
Sekretaris Yayasan Ponpes Sabilul Hasanah H Syarif atau yang akrab disapa gus Syarif mengatakan sangat senang berterimakasih atas kerjasamanya antara dinkes dengan pihak ponpes.
“Kami sangat berharap kerjasama ini berjalan dengan simultan, apalagi lokasi pesantren hanya beberapa meter jaraknya dengan jalan raya jadi memudahkan akses petugas dinkes menjalankan tugas,” (waluyo)

