Palembang, HS-

Komandan Koramil 418-01/Makrayu Kodim 0418/Palembang Kapten Czi Armunandi acara musyawarah warga Desatentang mobil pengangkut tanah yang melintasi jalan antara Kampung SungaiLacak dengan KampungSungai Rengas bertempat di Masjid Nurul HudaKampung Sungai Lacak RT. 31 RW. 05 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Kota Palembang, Jumat (1/2/2019).

 

Acara musyawarah yang dilaksanakan usai shalat Jumat ini dihadiri olehDanramil 418-01/MakrayuKapten Czi Armunandi,Babinkantibmas Polsek Gandus Ipda Jumani danIpda Suhartono, BabinsaKel. Pulokerto, Ketua RT.31 Sungai Lacak Bpk M.Rafik dan masyarakatSungai Lacak serta perwakilan dari pengemudi truk angkut tanah.

 

Danramil 418-01/MakrayuKapten Czi Armunandi mengatakan, bahwa kami hadir disini dalam rangkamelaksanakan program dari pusat yaitu programTMMD, dan alhamdulillahyang dilaksanakan di Kampung Sungai Lacak dan Sungai Rengas Kel. Pulokerto Kec. Gandus,yang nantinya akan dilibatkan semua masyarakat, salah satunya akan mengerjakan penimbunan jalan penghubung kedua kampong tersebut, danada juga kegiatan-kegiatan social lainnya yang akan dilaksanakan selama satu bulan.

 

“Jalan yang akan timbun dengan batu kerokosdengan ketebalan 30 cmini, kami sudah keliling mencari tanah untuk penimbunan jalan, tapi dapatnya di Sungai Lacak ini, untuk itu kami mohonizin agar dapat melewati jalan ini, yang mana nanti akan dilewati oleh mobilDumtruck”, terangnya.

 

Sementara itu Bpk M. Rafikselaku Ketua RT 31 SungaiLacak mewakili warganya menyetujui dan mengizinkan kendaraan dari Kodim 0418/Palembang yang akan melintas di Kampungnya dengan membawa tanah timbun untuk pembangunan jalan dalam program TMMD. “Kami setuju Pak Danramil,kalau jalan kami ini dilewatin sama mobiltanah, karena sifatnya untuk membangunKampung Sungai Rengas dan jalan yang digunakan juga untuk masyarakat,bukan untuk bisnis”, ungkap M. Rafiq.

 

Bapak Ustazd Sahidinmenambahkan, tentang rencana pembanguan jalan di Kampung SungaiRengas Kel. Pulokerto ini jangan muatan mobil mengangkut tanah terlalu banyak muatan hingga 6-7 kubik. “Kalau bisadikurangi dan lewatnya agak siang usai jam anak sekolah berangkat ke Sekolah”, imbuhnya.

 

Dari hasil musyawarah tersebut disepakati, bahwa untuk kendaraan pengangkut tanah hanya memuat maksimal 4 kubik tanah, karena jalannya masih belum padat dan becek. Untuk bekerjanya dimulai pukul 8 pagi atau setelah anak-anak sekolah pergi bersekolah.

(Sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *