PALEMBANG, Halosumsel – Terkait Dugaan Korupsi Kolusi Dan Nepotisme di Balai Teknik Perkeretapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Selatan, Puluhan massa dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lintas Aktivis Antar Generasi Indonesia (LAAGI) melakukan Aksi Damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (16/02/22).

Sukma Hidayat, SE, sebagai Ketua DPP LAAGI menyampaikan bahwa pihaknya melakukan aksi damai di Kejati Sumsel untuk melaporkan Dugaan KKN di Balai Teknik Perkeretapian Kelas II Wilayah Sumbagsel,yang melakukan perjanjian sewa menyewa lahan untuk dijadikan tempat menyimpan barang – barang Perkeretapian.

Pihaknya menduga adanya indikasi KKN dan Mark Up pada perjanjian sewa menyewa lahan tersebut, Sedangkan lahan tersebut 1 Ha kebun harga tertinggi hanya sekitar 60 juta/ha.

“Balai Teknik Perkeretapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Selatan menyewa lahan 15.441 m2 dengan angka sangat tinggi,nilai kontrak Rp. 1.244.985.000.00, dengan objek lokasi yang berada di Kabupaten Muara Enim kecamatan Gelumbang Desa Suka menang, “jelasnya.

Kasi Penkum Mohamad Radyan, SH, yang menerima langsung aksi damai tersebut mengatakan Kita tidak akan menghalangi masyarakat untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi, tinggal nanti kita lihat apakah memang yang dilaporkan itu sudah memenuhi undang undang PP NO 43 tahun 2018 tentang peran serta masyarakat untuk melaporkan tindak pidana korupsi,”
katanya.

PT KAI itu kan BUMN ada penyertaan modal negara dalam bisnis perkeretaapian itu, sehingga memang dapat menjadi unsur atau objek tindak pidana korupsi, “pungkasnya.Dino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *