Palembang, Halosumsel– Proses seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Selatan masih dalam tahap perencanaan di DPRD Provinsi Sumsel. Anggota Komisi V DPRD Sumsel, Taufik Abdullah, mengungkapkan bahwa pihaknya masih merumuskan jadwal dan mekanisme seleksi yang tepat untuk mendapatkan calon komisioner yang berkualitas.
Menurut Taufik, agenda pembahasan terkait jadwal pemilihan (PIT) dan uji kelayakan dan kepatutan (proper) calon anggota KPID Sumsel memang belum ditetapkan secara pasti. Pihaknya saat ini masih fokus pada perumusan teknis pelaksanaan.
“Lagi dijadwalkan, oh belum tahu agenda ke depannya. Tapi baru rumuskan, mesti kami rumuskan dulu,” ujar Taufik Abdullah saat ditemui di kompleks DPRD Sumsel, Kamis (19/2/2026).
Ia menjelaskan, setelah jadwal selesai dirumuskan, proses seleksi akan segera dilaksanakan. Ia menargetkan tahapan penting seperti PIT dan proper bisa berlangsung dalam waktu dekat.
“Mungkin seleksi ini di DPR nanti, pas kita secepatnya mungkin. Lebih mudah didepan, kanan mungkin profesional yang ngerti di bidangnya,” imbuhnya.
Politisi yang akrab disapa AT ini menegaskan bahwa proses seleksi nantinya harus berjalan profesional dan bebas dari intervensi atau titipan dari pihak manapun. Mengingat anggota dewan yang terlibat dalam pansel berasal dari berbagai fraksi partai yang berbeda, praktik titip-menitip calon dinilai tidak mungkin terjadi.
“Memang enggak ada lah untuk dititipkan, profesional. Karena tidak mungkin kan itu dari fraksi partai yang berbeda-beda. Jadi mudah-mudahan kita dapat orang-orang yang profesional nantinya,” tegasnya.
Taufik berharap, dengan perumusan jadwal yang matang, proses seleksi dapat berjalan transparan dan akuntabel, sehingga menghasilkan figur-figur terbaik yang benar-benar memahami dunia penyiaran dan mampu memajukan pertelevisian serta radio yang sehat dan mendidik di Sumatera Selatan.
“Jadi, ini lagi kita rumuskan dari jadwal yang tepat,” tutupnya.
Sofuan

