Halosumsel.com –

Melihat keberhasilan Kota Palembang dalam memanfaatkan sampah khususnya sampah plastik menjadi acuan dari DPRD Kabupaten Tulungagung untuk mengunjungi kota Palembang guna Kunjungan Kerja (Kunker) nya membahas pengembangan transportasi perkotaan yang modern dan program kantong plastik berbayar berbahan organik di Balai Kota Palembang, Kamis (21/4)

Dikatakan Staf Ahli Ekonomi, Pembangunan dan Investasi, Sudirman Teguh, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berkomitmen menjadikan kota Palembang bebas sampah 2016 terlihat dari banyaknya kegiatan yang telah gencar dilakukan, mulai dari bersih-bersih setiap hari Minggu pagi yang sering dilakukan oleh Walikota Palembang dan pembangunan sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (Plts) yang akan segera direalisasikan.

“Tiap minggunya ada peningkatan jumlah pengangkutan truk sampah yang mencapai hingga 20 unit dan itu disebabkan karena adanya sampah yang berasal dari sungai,” ungkap Sudirman.

Sementara itu, menanggapi masalah kantong plastik berbayar yang telah dilaunching pada Minggu (21/2) lalu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran, Heni menyampaikan telah ada peningkatan kesadaran pada masyarakat untuk tidak menggunakan kantong plastik pada saat berbelanja, karena sesuai dengan monitoring Kementrian Lingkungan Hidup telah mencapai 15 – 20 persen pengurangan penggunaan kantong plastik namun baru dilaksanakan dipasar modern dan secepatnya akan dilakukan di pasar tradisional.

“Khusus di Kota Palembang sendiri, sesuai dengan laporan minimarket Alfamart baru 8 persen masyarakat yang membawa kantong plastik sendiri pada saat berbelanja dan masih 69 persen masyarakat yang membayar kantong plastik lalu sisanya memilih tidak menggunakan kantong plastik,” pungkasnya.

(Aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *