Halosumsel.com–

Tak Kunjung di perbaiki jalan Penghubung Desa Tanjung Menang menuju Desa Suka Mulya Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin saat ini kondisinya rusak berat dan kini badan jalan berubah mirip berkubang lumpur.

Akibat kerusakan jalan cukup menyulitkan masyarakat yang beraktivitas membawa hasil bumi dan yang bekerja di Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin, jika tidak segera dilakukan perbaiki bisa melumpuhkan perekonomian masyarakat.

Mirisnya lagi dari kerusakan ruas jalan yang dirasakan para siswa yang saat ini menghadapi ujian karena perjalananya menjadi terhambat, mengingat letak jalan penghubung sejauh 10 Km dari Kantor Bupati Banyuasin.

Dari pantauan Rabu (20/4), jalan penghubung ini belum pernah sama sekali dilakukan pengerasan apalagi dicorbeton, wajar jika badan jalan licin dan berkubang lumpur.

Sejumlah yang hendak melintas nampak berjibaku ketika melintasi ruas jalan itu, padahal selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.
” Kerusakan jalan ini sudah cukup lama dan tidak pernah mendapat perhatian dari Pemkab Banyuasin,” kata Arie warga Suka Mulya.

Dikatakan Arie, rusaknya jalan ini sudah cukup menyulitkan masyarakat, terutama untuk membawa hasil bumi seperti karet dan hasil kebun lainnya.
” Kalau sejenis mobil Avanza atau yang pendek tidak bisa lewat karena kubangan lumpurnya makin dalam dan parah,” katanya.

Tidak hanya jalan yang rusak lanjut Arie, ada dua titik gorong-gorong yang ada disepanjang jalan itu juga rusak dan tersumbat lumpur, sehingga sangat menyumbat air untuk menglir, mengakibatkan air menggenangi jalanan.

“Usulan pembangunan jalan ini sudah sering disampaikan bahkan dalam reses DPRD Banyuasin dapil 5 baru-baru ini kembali di sampaikan. Tetapi sampai hari ini belum juga ada realisasinya,”terangnya.

Warga sendiri lanjut Arie, yang akses jalanya melalui jalan itu sangat berharap agar kerusakan jalan ini segara di perbaiki oleh Pemkab Banyuasin. “Kami sangat berharap kerusakan jalan ini segera dilakukan perbaikan, sehingga tidak menyulit masyarakat,” tandasnya.

Senada dikatakan, Rizha Ummyra (24) juga warga setempat mengatakan selama ini jalan yang mereka lalui dilakukan perbaikan melalui swadaya masyarakat dan mereka menunggu janji pejabat sewaktu kampanye dahulu tak pernah kunjung dibuktikan.

“Payo mano janji pejabat waktu kampanye dulu, katonyo nak memperbaiki jalan desa kami yang buktinya sampai sekarang pahit nian. Selamo ini pun jalan kami diperbaiki melalui swadaya masyarakat
(Ayo Mana janji pejabat sewaktu kmpanye dahulu, katanya mau memperbaiki jalan Desa kami, sampai sekarang pahit benar. Selama ini pun jalan kami diperbaiki secara swadaya (gotong royong)”, cetusnya.

Dirinya penuh berharap terhadap perhatian pemerintah kabupaten Banyuasin agar segera lakukan perbaikan jalan yang kami lalui setiap hari.

“Pemerintah perhatian dong walaupun sedikit dari kami lahir hingga sampe sekarang jalan ini selalu menyedihkan, sepanjang jalan desa Tanjung Menang menuju Kelurahan Mulya Agung hampir segalonyo hancur.

” Pemerintah Perhatian dong, walaupun sedikit. Dari kami lahir sampai sekarang jalan ini selalu kondianya menyedihkan, sepanjang jalan Desa Tanjung Menang menuju Kelurahan Mulia Agung semuanya sudah hancur”, tukasnya.
(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *