Halosumsel.com –
Demi menghidupkan nilai-nilai keagaman dan budaya di Kota Palembang, Festival Palembang Darussalam akan dimasukkan kedalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang dan agenda rutin tahunan Pemkot pada tahun 2017 mendatang.
Disampaikan Walikota Palembang, Harnojoyo, hal ini dilakukan guna menjaga tradisi dan budaya yang mulai tergerus zaman.
“Kegiatan ini sejalan dengan harapan Palembang untuk menjadi kota madani dalam program Palembang Emas, karena inti dari Palembang Emas adalah menjadikan Palembang yang aman dan tentram dan tentu maknanya sama dengan Palembang Darussalam,” ujar Harnojoyo saat meresmikan pembukaan Festival Palembang Darussalam di halaman sekretariat Kerukunan Keluarga Palembang (KKP), Rabu (1/6).
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) Kota Palembang, Abdul Rozak Hamid, menyampaikan, festival yang diadakan selama 3 hari yakni pada 1 – 3 Juni ini difokuskan pada cabang perlombaan hafal al-qur’an, mengaji dan rebana.
“Tahun ini jumlah pesertanya lebih banyak dan tentu lebih meriah. Kita tetap semangat untuk menyelenggarkan kegiatan ini tiap tahunnya walaupun tahun ini tidak masuk dalam agenda rutin dan anggaran Pemerintahan di Kota Palembang dan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) namun tahun depan Pemkot berjanji akan menganggarkan dana dan menjadikan kegiatan ini agenda tahunan. Tentu dengan adanya hal ini kita ingin festival Palembang Darussalam menjadi festival nasional,” jelasnya.
(Aisyah)
