Halosumsel.com-
Supriyono (29) harus merasakan dinginnya lantai sel tahanan Polresta Palembang, karena terlibat pencurian sepeda motor saat melukis tato di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Jalan Palembang Darussalam Palembang beberapa waktu lalu.
Kepada petugas, tersangka membantah dirinya telah melarikan sepeda motor pelanggannya. Menurutnya dia hanya menerima upah mengambar Rp 170 ribu, sebagaimana diperintahkan Sunil (DPO), teman seprofesinya.
“Saya tidak tahu perjanjian korban dengan Sunil sebelumnya. Sebelumnya, Sunil mendatangi saya dengan mengajak korban untuk dilukis tato dibagian tangannya, setelah itu tolong carikan ojek untuk korban. Setelah tugas saya selesai, saya beri tukang ojek itu Rp 20 ribu dan korban itu pulang. Saya hanya terima uang Rp 150 ribu pak, saya tidak tahu soal motor korban itu,” elak ayah tiga anak yang mengaku sebagai warga Lorong H Majid Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede SIk membenarkan penangakapan tersangka.
“Berkasnya sedang dalam proses, kini anggota kami masih memburu rekannya,” terang Marully saat diwawancarai diruang kerjanya. (agustin selfy)
