Halosumsel-
Ratusan anak-anak sekolah dasar dan Madrasah Ibtidaiyah Sabtu (24/2)) terlihat memadati stadion sepak bola Unsri Bukit Besar Palembang
tempat dilaksanakannya pertandingan permainan tradisonal seperti enggrang, bakiah panjang, tarik tambang dan sepakbola kampung
Orang tua wali murid dan anak-anak serta Warga masyarakat terlihat sangat antusias melihat mainan zaman dulu seperti enggrang dan bakiak atau terompah panjang, mulai dari yang hanya sekedar menonton, sampai yang penasaran mencoba salah satu permainan tersebut. “Ini luar biasa. Mainan yang generasi setelah saya tak mungkin tahu. Kini dikenalkan di tengah-tengah warga Kota Palembang,”
dengan semangat dan penasaran tinggi, mencoba Enggrang.
Namun tidak sedikit dari mereka yang terjatuh. Acara yang digelar pagi hingga sore ini dihadiri langsung Wali Kota Palembang anak-anak dan orang tua murid pun menyambut hangat kehadiran wali kota , bahkan banyak diantara mereka yang berebut untuk berfoto bersama Walikota.
Walikota yang hadir bersama kadis Pariwisata dan Kebudayaan Sudirman teguh menyempatkan diri untuk ikut mencoba beberapa permainan tradisional, mulai dari Balap Bakiak dan juga Enggrang. Meskipun sempet terjatuh beberapa kali Walikota terlihat sangat semangat ikut Balap Bakiak.
“Susah juga ya main enggrang, berat diperut nih kayaknya,” Ujarnya saat mencoba naik enggrang. “Coba-coba pegangin,” Pintanya pada ajudannya saat mulai kehilangan kesimbangannya ketika naik enggrang.
Walikota Haronjoyo menyampaikan apresiasinya pada penyelenggara yang telah peduli terhadap pengembangan permainan tradisional. “Ini luar biasa, karena olahraga tradisional tidak segampang yang dibayangkan,” Jelasnya. “Ini sekaligus sarana yang tepat untuk memperkenalkan permainan tradisional yang mengedepankan kekompakan dan kerjasama tim di kalangan anak muda yang sudah mulai terperangkap dalam permainan individu,” tandasnya (sofuan)

