Halosumsel.com-
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan melakukan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) secepatnya.
Asisten IV bidang admistrasi dan umum Setda Sumsel, Joko Imam mengatakan, keterlambatan pembayaran TPP merupakan imbas dari menurunnya harga dari sejumlah komoditas salah satunya pergerakan minyak dunia.
“Maka dari itu kami meminta para pegawai untuk bersabar. TPP ini pasti akan kami bayar. Sebab, situasi perdagangan dunia seperti, harga minyak dunia di saat ini berada bawah US 40 dollar per barel mempengaruhi pendapatan negara,” ujarnya.
Joko menegaskan, dengan kemampuan keuangan yang semakin baik, pada saatnya TPP akan dibayarkan pada waktunya.
“APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) itu ada kewajiban yang harus dibayarkan oleh pemerintah pusat pada kuartal IV. Karena pendapatan secara nasional tertunda. Sehingga, ada penundaan juga pada kewajiban lainnya,” terangnya.
Joko menambahkan pembayaran TPP akan disesuaikan berdasarkan jabatan dan pangkat dari masing-masing PNS. Diakomodir oleh Pemprov Sumsel melalui tingkat kehadiran. Karena apa, sekali saja PNS terlambat untuk absensi. Maka, akan terpotong TPP yang seharusnya diterimanya.
“Pembayaran TPP, inikan berdasarkn jabatan, dan pangkat. Bukan dari masa kerja. Kalau PNS itu tidak punya jabatan eselon, akan masuk dalam golongan,” jelasnya. (sofuan)

