Jambi, Halosumsel –

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-108 Wilayah Kodim 0419/Tanjab telah berlangsung 15 hari sejak dibuka tanggal 30 Juni yang lalu, di Desa Labuhan Pering Kecamatan Sadu, Kab.Tanjab Timur, Provinsi Jambi.

Untuk diketahui, bahwa TMMD adalah salah satu wujud operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintahan Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya, dilaksanakan secara terintergasi bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolir, perbatasan dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana.

Meski sudah menjadi acara rutin tahunan, program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) dari TNI AD tetaplah relevan dengan Program Pemerintah. Bahkan, melalui kegiatan TMMD diharapkan bisa membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Tanjab Timur, khususnya desa pelosok terisolir.

Lokasi TMMD di Desa Labuhan Pering, selain jauh dari kota juga medannya cukup sulit, boleh dikatakan desa pelosok terisolir. Kalau kita mau kelokasi, satu – satunya alat transportasi kesana tentunya kita harus gunakan jalur Sungai, karena kalau lewat jalur darat jika cuaca hujan akan sangat sulit di lalui oleh kendaraan roda dua.

Sehingga  kalau mau ke lokasi TMMD ke Desa Labuhan Pering terpaksa gunakan kapal motor yang di kenal dengan Motor Lepang sesuai dengan nama pemiliknya yakni Pak Lepang, kapal motor tersebut diawaki 7 orang. Ditengah masyarakat Labuhan Pering, kapal motor tersebut memang terkenal berani menembus ombak, ombak sebesar apapun di laluinya tanpa takut dan putar balik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *