Halosumsel.com-
Ternyata sering terjadi berbagai tindak kejahatan diwilayah Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan selama ini dan sulit diungkap para pelaku, karena dalam melakukan aksinya selalu memanfaatkan jalan lintas perkebunan milik PTPN 7 Unit Bentayan dijadikan transit pelarian yang dianggap paling aman.
Dari informasi yang dihimpun kawanan pelaku tindak kriminalitas yang sering terjadi dikawasan itu dan pelakunya jarang teungkap mereka bergerak dari poros jalan perusahaan tersebut banyak ternyata terobosan menuju perkapungan yang membuat petugas kesulitan mengetahui jejak persembunyian para pelaku.
Dijalan lintas perkebunan perusahaan milik plat merah itu selain sangat rawan aksi begal juga dijadikan transit peredaran berbagai barang haram jenis narkoba maupun berbagai jenis Miras yang beredar diwilayah hukum Tungkal Ilir selama ini.
Untuk menekan aksi kejahatan yang kerap terjadi itu diminta petugas terkait supaya lebih berkonsentrasi diwilayah tersebut guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat, ujar Ariffin Nasution Camat Tungkal Ilir kepada wartawan (23/8).
A. Nasution meminta kepada jajaran Kepolisian supaya lebih serius menyikapi dari keresahan masyarakat dampak dari aksi kawanan pelaku tindak kejahatan ditambah dengan maraknya peredaran barang haram dari berbagai jenis Narkotika.
Diakuinya, peredaran jenis narkotika dan Miras diwilayah Tungkal Ilir sudah tarap membahayakan, maka pihak berwajib supaya dengan tegas menyikapi perihal itu, sebab dari bebasnya peredaran jenis narkotika dan Miras berdampak meningkatnya volume tindak kriminalitas.
Seperti kejadain penangkapan yang dilakukan tim gabungan pada Senin sekitar pukul 19.30 wib kemarin itu supaya jangan dianggap ringan, karena tertangkap tangan kedapatan membawa satu paket sabu dan diakui oleh pelaku berinisial “Uj” termasuk barang bukri sepeda motor jenis Yamaha Vixison dari tindak kejahatan, katanya.
Agar tidak menurunkan kinerja dan citra institusi negara itu, supaya kasus semacam itu ditindaklanjuti, sehingga ada efek jera bagi pelaku yang, apalagi menyangkut masalah narkotika yang merupakan target dari Kapolri serta Pemerintah, maka jangan dibuat main-main, tambah Sasar (nama samaran).
Sasar mengaku prihatin setiap ada terduga sebagai tersangka yang berhasil ditangkap prosesnya tidak membuat efekjera, melainkan semakin meningkat bahkan lebih membuat resah ulahnya dimasyarakat, tandasnya.
Sementara Kapolres Banyuasin AKBP Prasetiyo RP saat diminta konfermasi melalui media WhatsApp sejak (23/8) pagi tadi hingga saat ini aktif namun tidak ada jawabanya.(cw/waluyo)

