Halosumsel-

Menjelang pemilihan kepala daerah tahun 2018 mendatang banyak dimanfaatkan para kandidat untuk meloloskan dirinya, bahkan ada yang telah berlomba-lomba mengadakan sosialisasi dan pengenalan diri melalui berbagai alat peraga terhadap masyarakat.
Berbagai cara mereka lakukan mulai dengan pemasangan baleho hingga melakukan berbagai hal termasuk mengadakan lomba mancing gratis dan pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kartu keluarga (kk)yang di duga sebagai bukti dukungan.
Bahkan ada lomba mancing yang diselenggarakan di Banyuasin bisa menjadi peserta lomba Pendaftaranya menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) dan mendapatkan nomor undian harus ditandatangani peserta, maka kegiatan ini sudah sangat sarat nuansa politiknya.
“dalam minggu ini saja ada dua lomba mancing gratis sarat pendaftaran  semuanya mengumpulkan KTP atau KK . Dan tidak jarang hadiah yang di berikan beropa sepeda motor bagi yang mendapat ikan terbesar.”kata Ibrahim salah seorang pendaftar
Karna kami hobby memancing dan ada hadiahnya sepeda motor maka kami rela —relasaja kami berikan ktp atau kk kami.yang kami dapat salurkan hobby dulu tambah Brahim.
Sementara itu rekanya Salim sebut saja demikian dirinya ikut lomba mancing di hari ulang tahun pemerontah kabupaten banyuasin ini berharap mendapat hadiah sepeda motor.
“saya berharap ktp saya tidak disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.mengingat ktp saya berikan itu untuk lomba mancing bukan untuk kepentingan politik.”kata Salim
Jika di kemudian hari ternyata lomba mancing ini di gunakan untuk kepentingan politik oleh seseorang kandidat, maka panitia akan saya laporkan ke pihak berwajib katanya.(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *