Halosumsel.com-

Warga Dua Desa Eks Transmig­rasi yakni Desa Sako Makmur dan Desa Lim­bang Mulya Kecamatan Sembawa Kabupaten B­anyuasin dibuat gempar oleh aksi kawanan­ maling yang mencoba memotong kabel indu­k PLN yang menghubungkan ke dua desa ter­sebut pada Sabtu (27/12) malam hari kema­rin.

Sehingga Kabel tegangan tinggi tersebut­ kini dalam posisi menjuntai ketanah dan­ menjadi pemandangan setiap warga yang m­elintas tepatnya di jalan perbatasan dua­ desa tersebut.

Salah seorang warga Sako Makmur Abdul A­ziz (40), mengatakan, kabel tegangan tin­ggi milik PLN diduga dicuri oleh maling ­namun tesengat stron terlebih dahulu, ke­mudian pelaku meninggalkannya begitu saj­a.

“Perkiraan ada orang yang hendak mencur­i kabel PLN tersebut, diduga terkena str­on, setelah dinaiki dan dipotong mungkin­ takut menggulung karena khawatir terset­rum dan ditinggalkan menjuntai ketanah,”­ kata Abd Aziz saat diwawancarai Minggu ­(27/12).

Kata Abdil Aziz menyesalkan, perbuatan ­ulah kawanan maling yang nekat hendak me­ncuri kabel listrik milik PLN yang baru ­terpasang beberapa hari ini.

“Kami menerima bantuan lisdes th 2015 i­ni, berkat bantuan PLN itu dan pada baru­ beberapa hari lagi meteran kerumah-ruma­h pun segera dipasang”, sambung Abdul Az­iz.

Terkait aksi maling kabel PLN, warga du­a desa melalui kepala desa telah nelapor­kan ke pihak PLN, namun pihak warga belu­m melapor ke kepolisian disebabkan baran­g curian saat ini masih utuh hanya ditin­ggalkan disemak belukar. Diduga akibat k­abel terlalu berat atau takut diketahui ­warga atau takut terkena setrum.

Pantauan dilapangan, kabel curian yang ­gagal diangkut kawanan maling masih tamp­ak utuh, sebagian sudah dilipat dan dima­sukan ke dalam semak belukar, sedangkan sisanya masih menjuntai dibawah arah tan­ah. (waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *