Halosumsel.com-
Camat Banyuasin III, Ir Alpian MM dalam memberi sambutannya pada peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW yang diselenggarakan oleh Pengurus Masjid Al-Hafidz Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin malam kemarin menyambut baik dapat terselenggaranya kegiatan keagamaan ini dan dapat berlangsung khidmat.
Dibalik itu beliau mengatakan, pihaknya mengaku sangat kecewa, lantaran kurangnya kepedulian
” Disayangkan para pemuda dan pemudi dalam memperingati hari kelahiran Nabi Besar Islam ini dan mereka lebih suka memilih nongkrong di lapangan Munai Serumpun dan Taman Binatang di Pusat Kota Pangkalan Balai Kelurahan”, ujarnya.
Peringatan maulid Nabi Muhammad SWT yang diselenggarakan seperti ini sesungguhnya banyak sekali makna untuk kehidupan apalagi bagi pemuda dan pemudi masa kini. Artinya kecintaanya dengan Nabi Muhammad dikalangan pemuda dan pemudinya kurang dipahami lagi.
Sesungguhnya alangkah baiknya justru kegiatan seperti ini justru dilakukan oleh para remaja atau pemuda maupun pemudi Masjid ini
“Saya sangat menyayangkan sekali banyak remaja pada hari baik disia-siakan dan mereka justru menyukai berkumpul di Lapangan Munai Serumpun, Taman Kota Pangkalan Balai, dan di Tempat-tempat lainnya dan lebih bangga ikut rayakan natal dan tahun baru, sebaiknya para remaja yang menjadi pelopor yang meramaikan masjid”, imbuhnya.
Camat menghimbau khususnya kepada masyarakat Muslim dari Kelurahan Seterio ini agar dapat menjaga hubungan sesama umat termasuk disaat datangnya musim penghujan mengenai kesehatan diri dan keluarganya serta untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
“Kepada masyarakat Seterio, selain meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, juga saat datangnya musim penghujan ini menjaga lingkungan yang sehat dan membersihkan selokan guna menghindati banjir serta tidak lupa beliau berpesan untuk menjaga keamanan lingkungan, sebab saat ini para pelaku kejahatan sudah berkeiaran di mana-mana termaduk disekitar kita”,tukasnya.
Dalam penceramah peringatan agama itu diisi dari Pondok Pesantren Qodratullah Langkan oleh Ustad Nurkholish. SAg dengan tema “Peran Penting Pemuda Bagi Bangsa dan Kewajiban Orang Tua” dari para Jema’ah yang hadir mendengarkan ceramah ustad kondang tersebut terlihat tertib dan penuh dengan kekhusyukan serta aman terkendali tanpa ada gangguan dari pihak lain.
“Pemuda dan Pemudi bagi Bangsa merupakan pelopor untuk pembangunan bangsa dan yang terpenting dalam pembangunan agama islam agar lebih kuat dan kokoh hingga akhir zaman”, urainya.
Dilanjutkannya, Peran Pemuda dan Pemudi tidak terlepas dari Kewajiban para orang tua yang mendidik dan membesarkan.
“Ada salah satu Kewajiban yang terkadang para orang tua anggap simple. Memberi nama pada anak mereka, sebuah nama merupakan do’a, kalau namanya sesuai dengan Anjuran Rasullah dan Al-Quran maka kebaikan dan kemudahan akan menaungi mereka. Tapi kalau diberi nama tanpa bertanya dan mengetahui artinya seperti nama Zolimin, nama tersebut artinya Orang yang Zolim, meskipun nama tersebut berasal dari Al-Quran, maka kehidupannya akan seperti orang Zolim”, imbuhnya.
Masih dalam ceramahnya, ada tiga macam orang yang tidak masuk surga. Pertama ahli khamar (Minum-minuman) Orang yang durhaka pada ibunya dan orang yang melakukan zina.
“Pesan saya kepada bapak-bapak dan ibu-ibu untuk menjaga anak kalian dari pergaulan yang tidak sesuai anjuran agama. Seperti meminum-minuman keras, Narkotika dan Sek Bebas. Sebab di akhirat nanti yang bertanggungjawab dari perbuatan mereka kita para orang tuanya. Kalau anak kita sholeh maka anak kita yang menyelamatkan kita. Namun sebaliknya kalau kita saja tidak bisa mengajari mereka yang baik bagaimana mereka kita bisa masuk surga”, bebernya.
Diharapkanya, Maulid Nabi Muhammad ini bukan hanya dijadikan agenda tahunan saja, tetapi agar dijadikan contoh segala Kepribadian dan Prilaku Rasullah ini.
“Maulid Nabi ini harusnya kita ambil intinya, bukannya hanya dijadikan agenda tahunan saja tapi kita tidak tahu apa itu Maulid Nabi dan apa yang beliau kerjakan. Yang beliau kerjakan hendaknya kita ikuti. Saya berharap para jema’ah yang hadir bisa menjalankan sunah dan kewajiban yang Beliau ajarkan”, tandasnya. (Bro)

