Halosumsel.com-

Robin Har Kepala Desa Keluang Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin Sumsel kemarin Senin (5/9) sekitar pukul 17.30 wib saat berada dilokasi kebunanya didatangi 2 orang warganya langsung mengeroyoknya hingga mengalami luka bacok ditubuhnya dan kedua pelaku langsung kabur hingga sekarang dan korban masih dirawan di RSUD Sungai Lilin Muba.

Dua pelaku langsung mengeroyok dan melakukan pembacokan dilatarbelakangi oleh rasa dendam karena kesal dianggap korban tidak mau menolong mencarikan pekerjaan pada Subkon Pertamina yang ada didesanya.

Kejadian itu saat Kades Keluang Robin Har sesang berada di kebun karet miliknya, tiba-tiba didatangi oleh dua orang yang tak lain masih warganya, tanpa ada kompromi pelaku berisial To (17) dan Dd (18) yang tercatat keduanya sebagai warga Rt 01 Rw 01 Desa Keluang Kecamatan Tungkal Ilir Banyuasin.

Menurut keterangan korban saat ditemui di RSUD mengatakan, dari kedua pelaku yang bernama To langsung menyerang, tanpa bertanya dulu langsung mengayunkan parang sepajang 70 cm yang biasanya untuk tebas sehari-hari dikebun itu.

Tidak hanya itu pelaku terus menyerang dengan membabi buta dengan mengayun-ayukan parangnya kebagian tubuhnya, ada yang mengena dibagian bahu kiri ini terkena sabetan parang sedalam sampai ketulang rasanya dengan lebar 20 cm dengan 12 jahitan.

Masih kata korban, sabetan parang itu pada bagian kepala sebelah kiri, pelipis kanan tangan kiri dan kanan, jari tangan kanan patah dan beberapa bagian tubuh yang tergores dengan parang.

Ketika korban mengaku sudah berusaha menghindar dengan berlari, namun pelaku terus mengejarnya, terang korban seraya meringis kesakitan.

Untung warga yang mengetahui segera melakukan pertolongan, dan korban segera dilarikan ke rumah sakit (RSUD) Sungai Lilin untuk mendapat perawatan secara intensif dari pihak medis.

Usai mengamuk dan berhasil melukai korban yang tak lain masi Kepala desanya itu, pelaku berusaha kabur menghilang dipersembunyianya dan sampai saat ini masih dalam pengejaran pihak Polsek Tungkal Ilir.

Kapolsek Tungkal Ilir Iptu Jamiludin saat diminta konfermasinya via ponselnya membenarkan adanya kejadian itu.

Kata Kapolsek, kejadian itu diduga dilatarbelakangi masalah pekerjaan dan mungkin korban pernah berjanji atau pelaku pernah meminta bantuan korban supaya bisa bekerja di Subkon pertamina yang ada didesanya.

Mungkin dinilai kedua pelaku itu terlihat kurang kurang cakap bekerja ditempat itu, oleh korban belum disakurkanya.

Diduga kedua pelaku tidak sabar sehingga merasa tidak senang maka terjadilah pengeroyokan itu dan korban juga sebagai Kades mengalami banyak luka bacokan dan kini masih mendapat perawatan di RSUD Sungai Lilin.

Masih kata Kapolsek, hingga saat ini kedua pelaku belum tertangkap, namun pihaknya sudah mengerahkan personilnya untuk melakukan pengejaran, namun kata Kapolsek kepada kedua pelaku dihimbau agar segera menyerahkan diri saja sebelum dijemput oleh petugasnya, tegas Jamiludin mengakhiri penjelasanya. (waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *