Halosumsel.com –

Dari 3,5 juta masyarakat penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), tahun ini Kementrian Sosial menargetkan sebanyak 612 ribu masyarakat akan menerima bantuan PKH dalam bentuk non-tunai.

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawangsa menyampaikan bantuan non-tunai ini guna mengantisipasi adanya kemungkinan mengantri pada saat pengambilan bantuan atau bahkan kemungkinan tidak tepat waktu dan tepat jumlah.

“Jadi dengan adanya bantuan non-tunai ini, masyarakat hanya menggunakan satu kartu saja namun multifungsi sehingga masyarakat bisa mencairkan bantuan PKH lewat ATM BRI, BNI, Mandiri ataupun BTN,” ujar Khofifah usai meresmikan peluncuran e-warong (Elektronik Warung Gotong Royong) Kube-PKH Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera di Jalan KH. Wahid Hasyim Lr. Tajur, Minggu (21/8).

Selain itu, dengan adanya kartu ini, lanjutnya, masyarakat dapat menggunakannya untuk berbelanja di e-warong dimana harga bahan pokok seperti beras, gula, tepung terigu dan telur harganya lebih murah dibandingkan ditempat lain.

“Sesuai dengan perhitungan Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM), Kota Palembang setidaknya membutuhkan sekitar 73 e-warong maka dari itu Walikota akan merencanakan untuk menyiapkan setidaknya satu e-warong per kelurahan dan kita harap agar secepat mungkin bisa terlaksana,” tukasnya.

(Aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *