Banyuasin, Halosumsel. Co. Id-
Pemerintahan Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Selasa (15/1/2019) mengundang pimpinan media massa dalam rangka kerjasama media dan Pemkab Banyuasin.
Dalam pertemuan tersebut sejumlah pimpinan media menekankan kepada Diskominfo Banyuasin dalam penggunaan anggaran untuk publikasi media jangan sampai terjadi Mark Up antara wartawan dan Diskominfo atau dengan media itu sendiri.
“Kerjasama ini jangan sampai ada main, atau Mark Up, bila anggaran yang di berikan harus transparan, memang sedikit ya kita terima sedikit, dan ini harus di pertimbangkan dan kita tidak ingin adanya seperti itu, mudah-mudahan Diskominfo Banyuasin lebih bijak dalam penggunaan anggaran publikasi”. Kata Amdal Pimpinan Media saat dalam sesi tanya jawab di ruang rapat Diskominfo.
Selain itu juga, Keinginan Bupati Banyuasin Askolani dalam programnya “Banyuasin Terbuka” harus benar-benar terlaksana dan ini momen kerjasama antara media dan Pemkab Banyuasin yang menjadi corong dalam memberikan informasi kepada masyarakat luas.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Banyuasin, Erwin Ibrahim MM MBA sangat menerima masukan itu, dan Diskominfo dalam hal persyaratan kerjasama terutama untuk menghindari terjadinya kecurangan dalam anggaran pembayaran untuk dana publikasi menggunakan pembayaran non tunai langsung ditransfer ke rekening perusahaan media masing-masing.
“Kita tidak lagi bayar ditempat, sistem yang kita gunakan non tunai, jadi hal anggaran semua pakai non tunai, gaji kita saja ditransfer ke rekening walaupun ujungnya 50 rupiah tetap masuk ke rekening, ini sesuai dengan program Bupati Banyuasin yaitu Banyuasin Terbuka, jadi siapapun bisa tau dan jelas dan transparan”. Terangnya. (Dodi)

