Muara Enim, Halosumsel- (17/8) PT Bukit Multi Properti BMP Salah satu anak cucu perusahaan PT Bukit Asam Tbk yang menjadi pengelola Museum Batubara Tanjung Enim pada Sore ini Rabu (17/8) meresmikan penggunaan Museum Batubara yang terletak di Eks Bedeng Sentral kelurahan Pasar Tanjung Enim kecamatan Lawang Kidul kabupaten Muara Enim.
Soft Opening ini dihadiri oleh Pj Bupati Muara Enim Kurniawan AP, Ketua DPRD Liono Basuki serta unsur Forkopimda kabupaten Muara Enim lainnya.

Kami melihat tampak Salah satu Direksi PT Bukit Asam Tbk Suhedi didampingi Pj Bupati serta Forkopimda kabupaten Muara Enim menekan serine tanda di bukanya penggunaan Museum Batubara tersebut, Tentu sebagai masyarakat kota Tanjung Enim kami bangga dengan adanya pembangunan untuk kemajuan namun kebanggaan ini terasa sirna karena masyarakat yang ada di kelurahan Pasar Tanjung Enim Tak satupun yang bekerja di Museum Batubara tersebut.

Seharusnya PT BMP atau juga PT Bukit Asam lebih tau dengan Edaran Bupati Muara Enim dalam hal rekruitmen dan pemanfaatan tenaga kerja lokal tapi ternyata mereka cendrung lupa, tak menggrubris atau mungkin memang sengaja dengan Edaran tersebut. Tutur Hendrawansah (50) salah satu warga kelurahan Pasar Tanjung Enim.

Saya mengatakan ini karena beberapa hari lalu saya kesana (Museum Batubara) dan hanya ada beberapa anak dari luar kelurahan Pasar. Ini sudah ada kesan tak perduli lingkungan jelasnya..

Terkait rekruitmen untuk Museum Batubara ini Terdahulu Ketua LPMK kelurahan Pasar Tanjung Enim Yoserizal dikonfirmasi. Bahwa memang pada saat itu pihak CSR PT BA.melalui kerjasamanya bersama LPMK dan Bumdes mendapat mandat untuk melakukan pengrekrutan namun waktunya hanya Dua hari (hari libur) , sehingga saya tidak mengajukan rekomendasi calon tenaga kerja khawatir akan ada masalah baru dengan waktu yang ada ucapnya.

Hal senada juga di tanggapi oleh Ketua DPRD kabupaten Muara Enim Liono Basuki B.Sc saat dimintai tanggapannya Rabu Malam (17/8)

Menurut nya Sangat disesalkan andai tidak ada Satu pun warga Pasar yang bekerja di Museum jelasnya.

Sementara Pihak PT BMP anak cucu perusahaan kelas Wahid yaitu PT.BA saat di di konfirmasi kedua nya melalui Email /Situs resminya Terkait proses rekruitmen ini tidak memberikan respon. (Jazzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *