“Saya menegaskan jangan sekali-kali bokeh data asal tembak yang istilahnya menembak dari atas kuda, jika itu sampai terjadi, maka sanksi pidana akan menanti, sehingga harus hati-hati,” ujar disela-sela kegiatan bimbingan teknis (bimtek) anggota PPS, Sabtu (20/8) kemarin.
Menurut Firdaus, saat ini pihaknya hampir selesai dalam melaksanakan seleksi administrasi terhadap satu pasangan bakal calon bupati perseorangan, nantinya sebelum pelaksanaan verifikasi faktual dilaksanakan oleh PPS, maka PPK akan menyelenggarakan bimtek bagi anggota PPS yang dibantu oleh KPU Muba.
Sehingga, pemahaman di lapangan tentang pelaksanaan verifikasi akan sama dan Verivikasi tersebut dimulai 21 Agustus hingga 6 September 2016 untuk paslon independen.
“Agar dalam melakukan veripikasi faktual menghasilkan yang akurat, jika sudah benar tentu tidak sampai terjadi gejolak dibelakang hari”, pungkasnya.(cw/waluyo)

