Halosumsel.com-

Kompetisi jembatan indonesia (KJI) dan ­kompetisi bangunan gedung indonesia (KBG­I) VIII tahun diikuti oleh Perguruan Ti­nggi se Indonesia. kompetisi KJI XII da­n KBGI VIII diselenggarakan pada tanggal­ 2 sampai 4 Desember 2016. Perlu diketa­hui, kompetisi KJI dan KBGI baru pertama­ kalinya diadakan di Palembang. Bahkan,­ Politeknik Unsri Palembang dipercayai o­leh Direktorat Jenderal Pembelajaran da­n Kemahasiswaan Republik Indonesia (RI)­ sebagai tuan rumah.

Adapun peserta kompetisi untuk KJI diik­uti oleh 38 Tim dari 24 Perguruan Tinggi­ dan Swasta serta kompetisi untuk KBGI ­diikuti 61 Tim dari 28 Perguruan Tinggi.
­
Dalam sambutannya, Direktorat Jenderal ­Pembelajaran dan Kemahasiswaan Republik ­ Indonesia, Didin Wahidin, mengatakan, K­JI dan KBGI merupakan salah satu kegiat­an dari direktorat jenderal pembelajaran­ dan kemahasiswaan. kompetisi dilakukan­ agar para peserta yang hadir untuk sali­ng bersilaturahmi, belajar dan saling b­erbagi.

“Diharapkan nanti kualitas ilmu, berkom­petisi dan bertanding itu sebagai pengal­aman,”ujar Didin Wahidin saat pembukaan­ KjI dan KBGI di Graha Pendidikan Poltek­nik Negeri Srwijaya Bukit Besar Palemba­ng, Jumat (2/12).

Lanjutnya, kompetisi ini juga manfaatny­a banyak, tetapi melalui kompetisi ini j­uga dibangun untuk menjadi visi yang le­bih besar. Sebuah kompetisi ada menang ­ada kalah. kalau menang jangan sombong, ­kalau kalah itu berarti sudah bekerja k­eras dan mendapatkan pengalaman. “Mudaha­n-mudahan suatu saat para peserta menja­di kader yang membangun bangsa ini,” kat­anya.

Sementar itu, Direktur Politeknik Unsri­ Palembang, Ahmad Taqwa mengucapkan ter­imah kasih atas kepercayaan yang diberik­an ke Politeknik sebagai tuan rumah.

“Kami mempersiapkan kegiatan ini sejak a­wal September lalu, semoga kompetisi ini­ berjalan dengan baik dan sukses,” ujarn­ya.

Ahmad mengharapkan, kompetisi KJI dan K­BGI dapat menghasilkan juara yang siap ­membangun bangsa ini. Tunjukan dan perli­hatkan kemampuan para kader-kader yang ­akan membangun bangsa ini.

Ditambahkan, Gubernur Sumsel yang diwak­ili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemba­ngunan, Ucok Hidayat, menyampaikan, Pem­prov Sumsel mengapresiasi atas diseleng­garakannya kompetisi KJI dan KBGI tahun ­2016. Kompetisi ini merupakan kegiatan ­yang penting sebagai pengembangan keilmu­an jembatan dan bangunan gedung.

“Kami harapkan peserta untuk menunjukan ­ kreativitas dan memberikan prestasi yan­g baik, sehingga berguna bagi para kade­r kedepan,” pungkasnya.(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *