Palembang Halosumsel- Anggota Komisi V DPR RI dari Partai Demokrat Ishak Mekki lakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung program padat karya Kementerian Perhubungan di Terminal Karya Jaya Kertapati Palembang Senin ( 13/11/2023 ).
Dikatakan Ishak Mekki ,pertama memastikan program padat karya Kementerian Perhubungan berjalan dengan baik ,kedua
tujuan untuk memastikan perkembangan dan penanganan terminal ini. Meskipun telah diserahkan ke pusat, belum terlihat perubahan signifikan, terutama dalam hal kembalinya mobilitas kendaraan ke terminal,” Kata mantan Wagub Sumsel periode 2013-2018 ini.
Lebih lanjut Ishak Mekki mengatakan,” kehadiran fisiknya di terminal ini melalui ruang dengar pendapat dengan kementerian terkait. Fokusnya adalah menata kembali Terminal Tipe A ini agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan peluang pekerjaan melalui program pemberdayaan padat karya.,” Lanjut Ishak
Pentingnya merencanakan ulang terminal ini, terutama pada bagian depan dan fasilitas lainnya seperti kamar mandi dan ruang tunggu, telah disoroti. Ishak Mekki memahami bahwa untuk mewujudkan perubahan ini, diperlukan ekstra dana untuk pemeliharaan dan perbaikan agar terminal berfungsi optimal.
Upaya akan dilakukan untuk mendorong kementerian terkait agar terlibat aktif dalam perbaikan ini. Ishak Mekki meyakinkan bahwa kolaborasi dari semua pihak terkait, termasuk pemangku kepentingan lainnya, sangat penting. Dia menekankan bahwa perbaikan ini tidak hanya akan meningkatkan kondisi terminal tetapi juga membawa dampak positif ekonomi, dengan menarik pedagang dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkas Ishak Mekki
Sementara itu Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Kemenhub wilayah II Sumatera Selatan Denny Adlan mengatakan
dalam kunjungannya ke terminal Bapak Ishak Mekki berbicara tentang program padat karya di Provinsi Sumatera Selatan. Diskusi melibatkan perencanaan dan sosialisasi terkait optimalisasi terminal. Diharapkan, program ini mendukung perusahaan otobus dan memanfaatkan luasnya terminal.” Ungkap Denny
Lebih lanjut Denny menjelaskan,” Beliau Ishak Mekki menyoroti pentingnya perencanaan dan sosialisasi untuk memaksimalkan fungsi terminal. Harapannya, dukungan dari Bapak/Ibu [nama] terhadap program ini dapat diimplementasikan. Melalui studi training, rencananya 30-an terminal akan diubah, dengan fokus online pembelian tiket dan fungsi agent untuk pemantauan.” Imbuhnya
Ishak Mekki juga menyampaikan rencana pemulihan dengan meningkatkan fasilitas terminal. Diharapkan, terminal tidak hanya menjadi tempat menunggu, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi. Potensi terminal sebagai pintu gerbang dari Palembang, dekat pintu tol, serta integrasinya dengan moda transportasi lainnya, membuatnya potensial untuk menjadi rest area yang mendukung keselamatan jalan.” Pungkas Denny
Sofuan



