Halosumsel.com-
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Provinsi Sumsel memprediksi bahwa 3 daerah di Sumsel berpotensi dapat terjadinya bencana banjir bandang.Demikian diungkapkan Kepala Dinas PU Pengairan Sumsel, Syamsul Bahri, Selasa (28/12).
Dijelaskannya, potensi ini terjadi karena kondisi alam didaerah tersebut. Selain itu, 3 daerah itu juga berpotensi terjadinya longsor.
“Selain 3 daerah tersebut yang sangat rawan terjadinya longsor seperti Pagaralam, Musirawas dan beberapa daerah lainnya di Sumsel,” jelasnya.
Karena itu, dirinya terus menghimbau dimusim hujan saat ini agar selalu berhati-hati.
Syamsul Bahri juga menambahkan, untuk menghadapi musim penghujan saat ini, pihaknya telah membuat 5 kolam retensi yang terletak di Ernaldi Bahar dan di Gandus.
“Di Ernaldi Bahar itu ada 4 kolam retensi, sedangkan di Gandus hanya 1 kolam retensi,” terangnya.
Menghadapi musim penghujan ini juga, lanjut Syamsul, pihaknya meminta masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, drainase harus dibersihkan, dan tanam pohon dilingkungan rumah. “Jika ini dilakukan maka drainase pun akan lancar gunan meminimalisir tergenangnya air,” jelasnya.
Untuk rumah pompa sendiri, Dirinya menerangkan sejauh ini masih tetap berjalan dan dalam proses lelang sedangkan untuk pembangunan fisik akan dilakukan tahun depan.
“Berdasarkan informasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk pembebasan lahan sendiri saat ini sudah hampir selesai,” ujarnya.
Dirinya berharap dengan adanya rumah pompa ini dapat menanggulangi tergenangnya air di beberapa titik diantaranya, Jalan Basuki Rahmad, Jalan Mayor Ruslan, Polda dan beberap titik lainnya.
“Ditahun depan, kami juga akan menambah 4 kolam retensi di Arafuru, Dwikora, Soekarno Hatta dan di Talang Betutu. Kami juga akan membuat irigasi dengan total dana Rp 11 miliar,” tandasnya. (lim)
