Muara Enim,HS- Dini hari sekitar pukul 01.30 Wib kawanan perampok bersenjatakan pisau, linggis dan senpi menyatroni kantor Pengadilan Agama yang beralamat di Jalan Tjik Agus Kiemas komplek perkantoran Islamic Centre Muara Enim.
Setelah berhasil masuk dan menyekap beberapa orang penjaga Kantor Pengadilan Agama (PA) . Para perampok berhasil membawa kabur uang sebesar tiga juta seratus ribu rupiah dan server CCTV.
Ketua PA Kabupaten Muara Enim melalui Sekretarisnya Samratu Langi, di hadapan para awak media mengakui kantornya mengalami perampokan dini hari tadi akibat peristiwa tersebut lima orang menjadi korban, dua petugas keamanan dan tiga pegawai kantor yang sempat di sekap dan ikat tangannya oleh para perampok yang di perkirakan sekitar 6 orang. Namun hanya saja dua orang petugas mengami luka dibagian kepala dan lebam dibadan akibat melakukan perlawanan.
Dikatakan Samratu Langi, setelah berhasil menyekap kelima korban para pelaku berhasil masuk ke ruang bendahara dan membuka paksa brangkas dan membawa kabur uang kantor sebesar Rp. 2 juta empat ratus, dan uang titipan koperasi sebesar Rp. 7 ratus ribu rupiah sehingga totalnya Rp. 3 juta seratus ribu rupiah.
Kemudian mereka juga berhasil membawa server CCTV
Terkait kejadian ini kami berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap perampokan dan menangkap para pelaku harapnya.
Dikatakan nya pula meskipun ada kejadian namun tidak sampai mengganggu aktifitas kerja para pegawai dalam melayani masyarakat termasuk acara hari ini berkaitan dengan Pembangunan zona integritas yang di hadiri pak Sekda Ir Hasanudin masih tetap berjalan.” Jelasnya.
Birwanto (47) korban berprofesi petugas keamanan didampingi rekannya Padri (35) menceritaka kejadian bahwa
Mereka berdua sedang istirahat dan rebahan di ruang pelayanan terpadu satu pintu, tiba-tiba muncul beberapa orang dengan menutup kepala dan membawa alat berupa pisau , linggis dan kemungkinan bersenjata api langsung menghampiri dan menyekap kami berdua .
Saat itu. Sambung Birwanto, kami sempat melakukan perlawanan namun karena mereka banyak sehingga kami tidak berdaya dan sempat pingsan karena di lempar dengan benda keras hingga mengalami luka di kepala.urainya.
Setelah beberapa saat kami sadar dan berusaha membuka ikatan tangan lalu keluar menyelamatkan diri dan memberi tahu tetangga yang ada di sebelah kantor.
Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono, SIK, membenarkan adanya perampokan yang di alami kantor PA, saat ini kita sudah melakukan pengecekan dan memintai keterangan untuk kita dalami baik Motif maupun para pelaku.”Pungkasnya.(jazzi

