Halosumsel-

Tugas pokok TNI sesuai UU Nomor 34 tahun 2004 adalah menegakkan kedauiatan Negara. mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945, serta melindungi segenap Bangsa dan seiuruh tumpah darah Indonesia dari ancamanden gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara. Tugas pokok tersebut dilaksanakan dengan Operasi Militer Perang (0MP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Untuk dapat melaksanakan tugas pokok tersebut maka diperlukan prajurit yang profesional dan selanjutnya untuk membentuk prajurit yang profesional maka diperlukan adanya latihan. Punyak Latihan Antar Kecabangan TNI AD tahun 2017 ini disaksikan Iangsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, Komandan Kodiklat Angkatan Darat Letjen TNI Agus

Kriswanto, para Asisten Kasad dan Panglima Kotama TNI AD serta para Penrvira Tinggi Angkatan Darat.

Selaras dengan kebijakan pimpinan TNI AD untuk mewujudkan prajurit yang disiplin, jago tembak, jago beladiri, jago perang dan memiliki fisik yang prima, maka tuntutan perubahan harus dihadapi dengan peningkatan profesionalisme dan tenib administrasi. Dengan demikian latihan harus sesuai dengan realisme, dihadapkan pada tugas operasi yang sesungguhnya agar mampu mewujudkan prajurit TNI AD yang jago perang.

Tujuan latihan Ancab adalah untuk meningkatkan kemampuan tempur tingkat perorangan sampai dengan satuan setingkat Brigade dan kerjasama antar satuan/kecabangan dalam wadah Brigade Tim Pertempurai melalui penyelenggaraan Operasi tempuryang didukung oleh operasi intelijen dan operasi Teritorial. Muaranya adalah untuk mewujudkan sinergitas dan interoperabilitas antar kecabangan guna memperolén daya tiémpuf yang efékiif.

Kegiatan latihan dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut yang pada puncaknya dilaksanakan latihan antar kecabanmi yang disesuaikan dengan doktrin yang berlaku dengan melibatkan berbagai Alutsista baru. Latihan antar kecabangan merupakan latihan yang dam

untuk memelihaa, meningkakari den menguji kemampuan antar kecabangan guna mencapai kemampuan standar.

Latihan antar kecabangan dalam wadah Bn‘gif Mekanis 6/T BS Divif 2 Kostrad melibatkan satuan dai berbaga’ kecabangan jajaran TNI AD sebagai satuan perkuatan yang meliputi salum tempu, 3mm marginsman bankmadrrhsiiasi, mien meliiendan mam. Pada latihan antar kecabangan TNI AD tahun 2017 kaii ini mengerahkan sekitar 2500 personal dan berbagai Alutsista paiing modern yang dimiliki TNI AD antara lain, Helly MI 35,Tank Leopard, Tank MI 113, Meriam Anileri medan Astros, Meriam Caesar, Meriam Artileri penahanan udara R88 70 serta Alutsista modem lainnya.Latihan merupakan sebuah sarana untuk menguji doktr’n teknis, taktis maupun strategis yangcinRAngkaanDara (Sofuan/ Dispenad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *