Halosumsel.com-
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson, S.I.P., Senin (2/5/2016), memimpin Rapat Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kodam II/Sriwijaya TA. 2017, bertempat di gedung Gatot Subroto Makodam II/Sriwijaya, Palembang.
Rapat yang berlangsung selama 1 hari ini, diikuti oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.I.P., M. Sc., Irdam II/Swj Kolonel Inf Suko Basuki, para Danrem jajaran Kodam II/Sriwijaya, para Staf Ahli Pangdam, para Asisten Kodam II/Sriwijaya, para Komandan Satuan dan Kabalak serta Pejabat Renprogar jajaran Kodam II/Sriwijaya.
Pangdam II/Sriwijaya, ketika membuka Rapat mengungkapkan bahwa Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) ini merupakan dokumen penting bagi satuan kerja dalam rangka menyusun program yang berjalan 2017 yang akan datang maupun program yang berjalan, yang acuannya adalah PBN dari Angkatan Darat itu sendiri atau Negara dan prosesnya melalui proses Buttom Up yang disusun oleh Staf Perencanaan Kodam.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam II/Sriwijaya juga menekankan agar para Perwira harus faham bagaimana mengelola anggaran dengan benar, sehingga dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Satker dapat sesuai dengan realita program yang sudah ditetapkan.
Sementara itu, Asrendam II/Sriwijaya Kolonel Arm Dedy Jusnar Hendrawan dalam paparannya tentang RKA Kodam II/Sriwijaya TA. 2017, menyampaikan bahwa penyusunan RKA, Kodam II/Swj sekarang ini ada sedikit sistem yang berubah yaitu sistem Buttom Up murni karena semua kegiatan pengajuan belanja pegawai, belanja modal dan belanja barang itu diajukan Satker masing-masing, sementara Pengawas Kegiatan (Wasgiat) sebagai Kontrol.
Asrendam juga menjelaskan bahwa RKA ini merupakan penjabaran rencana yang disusun berdasarkan Petunjuk dan Rencana (Jukcan) dari bapak Pangdam, dengan memperhatikan pencapaian sasaran serta dukungan anggaran. Sistem penyususunan Buttom Up secara berjenjang guna mendapatkan akurasi data dan skala prioritas sasaran.
Rapat kali ini dimaksudkan untuk mensinkronisasikan penyususunan RKA Kodam II/Swj dalam rangka mewujudkan perpaduan yang harmonis, rasional melalui mekanisme Buttom Up dan Top Down Pleaning secara berjenjang, dan diharapkan dapat menghasilkan usulan RKA yang tepat.(rilis)

