Tanjung Enim, Halosumsel.co.id
Sejauh ini kami selaku warga pasar belum pernah melihat adanya pemerintah Kecamatan yang turun langsung ke pasar atau Pusat Pasar Tanjung Enim ini guna melihat dari dekat Bagaimana tindakan para pedagang yang semakin membandel demikian kata-kata yang terkesan sinis diucap para pedagang tetap di lokasi Pasar Pagi Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim (20/1/20)
Terkait belum adanya action dari pemerintah kecamatan Lawang Kidul dan Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Perdagangan perihal maraknya para pedagang yang ada dan semakin nekat menggelar lapak di tempat yang bukan peruntukannya semakin menambah kisruh lokasi Pasar Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul yang semakin hari semakin kumuh.
Ditambah lagi dengan adanya beberapa aksi kekerasan yang bakal terjadi di dan hingga berlanjut ke Polsek Lawang Kidul maka Kelurahan Pasar Tanjung Enim menyampaikan surat ke pemerintah Kecamatan Lawang Kidul dan PT Bukit Asam melalui panitia pembangunan Tanjung Enim wisata, tak hanya sampai disitu, turunnya surat kepala UPTD Pasar dan UPTD persampahan juga mengimbau agar para pedagang dilarang berjualan di lapak-lapak yang sudah dibangun meliputi di wilayah Jalan mutik Pasar Tanjung Enim dan sekitarnya.
Namun dari isi surat tersebut lagi-lagi dimintakan agar ketua RT dan ketua RW untuk memberikan surat himbauan kepada para pedagang, namun sayangnya nya, pada akhirnya berujung bentrok antara ketua RT RW dan.masyarakat bersama pedagang yang terkesan seenaknya tersebut.
Makin banyaknya Surat yang dikeluarkan makin membuat kita petugas yang ada di bawah dibantu oleh bhabinkamtibmas dan Babinsa selalu berupaya memberikan kesadaran kepada para pedagang namun lagi-lagi semua ini Hanya dianggap angin lalu dan sama sekali tidak direspon oleh para pedagang ungkap ketua RT 01/07 Pasar Tanjung Enim Nesti Senen.
Dan tadi malam juga kita masih berkoordinasi dengan Petugas Bhabinkamtibmas Pasar Tanjung Enim Bripka Amrianto, terkait ada lagi pengakuan masyarakat terhadap tanah timbunan yang berada di depan Masjid Raya As Saadah Pasar Tanjung Enim.
Ditegaskan Lesti bahwa persoalan ini bisa selesai apabila pemerintah Kecamatan Lawang Kidul berkoordinasi dengan dinas terkait yang ada di Kabupaten guna menyelesaikan persoalan Pasar Tanjung Enim yang semakin hari semakin kumuh ungkapnya.
Sementara dari Dinas Perdagangan Kabupaten Muara Enim sudah dikonfirmasi siang tadi bahwa
Terkait kisruh nya Pasar Tanjung Enim maka dari Dinas Perdagangan baru akan melakukan rapat terkait persoalan tersebut dan nanti akan kami sampaikan kepada media ungkap Kabid perdagangan Wartini saat dikonfirmasi di kantornya Jalan Komplek Islamic Center Muara Enim..(jazzi)

