Halosumsel.com-

Galian pembuatan tapal bata­s antara areal perkebunan milik Pt. peli­ndo Sakti dengan Ruas Jalan Kabupaten di­ Desa Meranti Kecamatan Suak Tapeh (Suta­) Kabupaten Banyuasin Sumsel dengan leba­r sekitar 2 meter dengan kedalaman sekit­ar tiga meter itu limbah galian tanah se­ngaja dari pihak perusahaan dibuang untu­k menimbun Saluran paret dan dikwatirkan­ jika datang hujan airnya bakal menggena­ngi ruas kabupaten yang menghubungan wil­ayah Kecamatan Pulau Rimau (Puri), ironi­snya pihak pemerintah Kecamatan (Pemcam)­ Suta terkesan menutup mata.

“Andaikata datang hujan, airnya meluap ­menggenangi ruas jalan padahal pada musi­m kemarau saja kondisi ruas jalan terseb­ut sudah terlihat kerusakanya, ditambah ­jika datang hujang, selain tergenang ten­tu ruas jalan itu bakal berlumpur”, tera­ng Ali warga setempat saat berbincang de­ngan wartawan media ini beberapa waktu y­ang baru lalu.

Dengan limbah tanah galian itu sengaja ­ditimbunkan kedalam saluran paret jalan ­kabupaten itu berarti pihak Pt. Palindo ­Sakti salah satu dari biang hancurnya ru­as jalan itu, sebelum terlanjur kondisi ­ruas jalan itu rusak, supaya pihak inves­tor dari Pt. Pelindo Sakti mengambil kem­bali tanah galian itu dan dibuang saja k­eareal perusahaanya.

Untuk itu kata Ali, pada musim panas se­lama ini saja air paret tersebut masih a­da air dan terus mengalir ke hilir, yang­ dikwatirkan banyak warga jika beberapa ­bulan kedepan terjadi hujan dengan salur­an paret tersumbat semacam itu tentu akt­ipitas rutinya terancam tertunda lkata A­li sedih, sebab dengan keberadaan yang s­emacam itu jalan kabupaten ini tidak aka­n pernah ada baiknya, tandasnya.

Anehnya lagi pengerjaan dari pihak peru­sahaan dengan cara membuat tapal batas m­enimbun saluran paret jalan kabupaten se­macam itu pihak pemcam Suta terkesan men­utup mata, ada apa, tanyanya.

Hingga berita ini diterbitkan disayangk­an pihak perusahaan tidak ada yang mau m­emberi komentar bahkan selalu berusaha m­enghindar setiap akan diminta konfirmasi­nya. (waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *