Lahat, Halosumsel – Hari paling bersejarah khususnya bagi Bumi Seganti Setungguan sekaligus bertepatan memperingati Hari Santri jatuh tanggal 22 Oktober, yang mana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat berkomitmen dan mendukung penuh Kemerdekaan Rakyat Palestina dari penjajahan Negara Zionis Israel.

Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE didampingi Wakil Bupati (Wabup), Widia Ningsih SH MH, tampak juga Bupati Empat Lawang, DR H Joncik Muhammad SSi SH MM MH, Forkopimda, Tokoh Nasional, Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten, Kepala OPD memimpin puluhan ribu masyarakat memadati jalan protokol long march menuju Lapangan Eks MTQ sejauh lebih kurang 1.500 meter, dengan membentang bendera raksasa Indonesia – Palestina.

“Ini merupakan bentuk dukungan penuh serta kepedulian kepada Rakyat Palestina yang ingin merdeka, dan tidak lagi dijajah Negara Zionis Israel telah membuat sengsara ratusan juta warga negeri para nabi,” terang dirinya, Rabu, 22 Oktober 2025.

Apalagi, sambung dirinya, mereka dengan sadis membabi buta membantai anak-anak tidak berdosa, remaja dan dewasa dengan cara keji genosida.
“Melalui Hari Santri Nasional inilah sebagai wujud kita, memberikan dorongan moral, spiritual maupun lainnya. Sehingga tidak ada lagi perang dan hidup damai,” jelasnya.

Selain itu, Hari Santri ini sebagai bentuk penghargaan perwujudan kita untuk menghormati para ulama, yang telah melahirkan untuk memperingati perjuangan tanggal 22 Oktober hingga 10 November hari pahlawan 1905.
“Rasanya kita tidak sampai berdiri disini karena membagikan kembali melakukan kegiatan langsung, untuk menjalankan perintah-perintah Allah SWT dan perintah-perintah kebangsaan kita, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala penjajahan,” sebutnya.
Ia menekankan, inilah pentingnya Hari Santri dilaksanakan dengan semangat agamanya sekaligus tidak pudar waktu tidak lekang. Bangga terhadap santri para pemimpin besar yang ada di
Kabupaten Lahat dan teman-teman yang datang dari Jakarta maupun dari luar negeri.

“10 tahun peringati Hari Santri ini beberapa waktu lalu kedatangan panitia yang dipimpin Parisman dan Sekretaris saudara Marwan Ardiansyah, datang ke saya untuk dukungan apakah bisa dilakukan acara membela kemanusiaan terhadap penindasan Rakyat Palestina yang sudah berlangsung lebih kurang 77 tahun,” imbau H Bursah Zarnubi.
Selama 77 tahun ha

mpir satu juta orang terbunuh, untuk itu hari ini Kabupaten Lahat memberikan informasi kepada dunia bahwa Palestina ada di hati.

“Presiden RI, Ir Soekarno mengatakan pada tahun 1944 kita memiliki sejarah panjang dengan palestina, pada tahun itupula mereka pertama kali yang mendukung k
Kemerdekaan Indonesia,” papar dirinya.

Dengan Kemerdekaan Palestina akan menjaga islam di Indonesia, sekaligus berdiri di sisinya selama-lamanya kenapa tidak peduli dengan kemanusiaan seperti ini kenapa bangsa ini aktif melihat serta peduli dengan penindasan.
“Menggerakkan semangat jihad kita berjuang yang sungguh-sungguh, mendoakan Bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan,” imbaunya.

Langit ketujuh akan menyampaikan pesan kepada seluruh bangsa di dunia, bahwa Lahat dengan peta yang kecil bersuara untuk membela Rakyat Palestina, dimana semua penjajahan dari semua pembunuhan selama 77 tahun.
“Istri kehilangan suami, suami kehilangan istri bahkan anak-anak kehilangan orang tua dan hampir satu juta orang hilang masuk kubur dibantai Israel, pada sampai hari ini kita terus berjuang untuk membela mereka dari penindasan pemerintahan zionis,” tukas H Bursah Zarnubi.

LH