Hal tersebut diungkapkannya disela-sela menerima Ketua Karang Taruna Sumsel H Robby Kurniawan bertempat diruang kerja audensi Gubernur, Rabu (27/2).
“Kita melihat ada potensi besar dikalangan pemuda yang harus kita perhatikan. Karena itu kita sudah anggarakan untuk kepemudaan di Sumsel ini sebesar 15 Miliar. Artinya untuk satu desa di Sumsel mendapatkan kucuran 5 juta khusus untuk pembinaan kepemudaan,” ungkap Gubernur.
Gubernur menilai Karang Taruna merupakan organisasi kepemudaan yang memiliki peran penting dan berada pada posisi garda terdepan di dalam mengaktifkan kegiatan kepemudaan baik di perkotaan maupun ditingkat desa. Kerena itu juga dia berharap dana yang telah dialokasikan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Seperti pembinaan olahraga dan sejenisnya.
“Ini salah satu cara kita mendorong pemuda agar aktif. Organisasi Karang Taruna bisa menjadi penggagas di berbagai bidang, seperti bidang pertanian, keagamaan dan lainnya,” tambah Gubernur.
“Apa yang bisa dikerjakan segera lakukan, koordinasi dengan pihak atau lembaga terkait. Sehingga dalam kegiatannya sinergi dengan pemerintah,” imbuhnya.
Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini juga menyampaikan dalam waktu dekat dirinya akan menggagas lahirnya Satgas NKRI di tubuh Karang Taruna yang tugasnya membantu pengamanan menjaga keberlangsungan demokrasi di Sumatera Selatan.
“Satgas ini akan segera kita lantik. Dengan harapan nanti mereka dapat terlibat langsung dalam membantu pengamanan dan menjaga keberlangsungan demokrasi di Sumatera Selatan,” tandasnya.
Sementara itu Ketua Karang Taruna Sumsel H. Robby Kurniawan menyampaikan
“Kami menerima saran dari Pak Gubernur agar bisa berbuat nyata untuk pemuda, berinovasi dan kreatif. Kehormatan bagi kami bisa ketemu langsung dengan pak Gubernur,” imbuhnya sembari menambahkan saat ini tengah dilakukan pendataan di tingkat desa setidaknya sudah ada 380 Karang Taruna desa di Sumsel tersebar di 17 Kabupaten/kota.

