Halosumsel.com-
Pelintas mudik lebaran jika melintas memasuki wilayah timur Sumsel baik diruas jalan nasional, provinsi dan kabupaten perlu ekstra hati-hati, pasalnya banyak ruas jalan tersebut diduga hingga H-7 lebaran Idhul Fitri 1437 H masih dalam kondisi yang tidak nyaman lantaran masih ada kerusakan ruas jalan yang hanya dilakukan dengan sistim tambal sulam saja.
Pantauan media ini ruas jalan lintas timur Sumatera bagi pemudik harus ekstra waspada jika melintas diwilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI), Kota Palembang, Kecamatan Talang Kelapa hingga Betung Banyuasin dan wilayah Babat Supat hingga Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin.
Sejauh jalan nasional tersebut dalam perbaikannya hanya dengan cara tambal sulam dan terparah diruas jalan negara di Km 14 Talang Kelapa Banyuasin, karena sedang dilakukan penggalian, namun diperikrakan hingga lebaran Idhul Fitri belum rampung dikerjakan.
Padahal dijalan tersebut selama ini terkenal pusat kemacetan arus kendaraan, karena sebagai pintu gerbang baik untuk kendaraan yang hendak masuk maupun keluar kota Palembang.
Karena diruas jalan sejauh lebih dua km dijalan negara itu masih tampak terbengakalai pengerjaanya dan ruas jalan jadi menyempit, untuk itu diminta pengguna jasa arus mudik agar lebih ekstra, ujar Rudi Apriadi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel (16/6).
Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan (Dapil) X Banyuasin minta kepada pihak terkait untuk segera menyelesaikan permasalahan pembangunan jalan tersebut, mengingat sebentar lagi menghadapi arus mudik lebaran 2016.
“Jangan sampai terbengkalai jalan utama yang akan dilalui arus mudik, kalau tidak segera dibenari akan menggangu pengguna jalan,” terangnya.
Ditempat berbeda Ketua DPRD Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas mengatakan kita akan mengadakan rapat dengan instansi terkait untuk mengatasi masalah jalan yang rusak untuk menyambut arus mudik lebaran 2016.
“Rapat besok, Jumat 17 Juni 2016, di Komisi IV dengan PU, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah III Sumsel,” kata Giri Ramanda.
Dia berharap, jalan Provinsi dan Kabupaten maupun nasional yang di Sumsel ini sebelum arus mudik harus sudah mulus semua. Untuk itu H-20 ini kita akan memantau langsung kondisi jalan yang rusak di wilayah Sumsel baik jalan provinsi maupun nasional.
“H-20 ini kita akan mengecek kondisi jalan yang rusak, agar waktu mudik nanti jalan sudah mulus semua, sehingga para pemudik bisa nyaman,” tukasnya. (waluyo)

