Palembang, Halosumsel–  Pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sumatera Selatan masa bakti 2025–2030 akan  berlangsung di Hotel  Excelton Palembang, Sabtu (14/02/2026). Hal ini diungkapkan Dr. Joncik Muhammad Bupati sebagai Ketua Terpilih periode 2025-2030

Dikatakan Joncik ,” Pelantikan  Kagama sumsel akan  dihadiri  Gubernur Sumatera Selatan, Ketua Umum Pengurus Pusat KAGAMA Basuki Hadimuljono, serta lebih dari 50 pengurus cabang dari seluruh kabupaten/kota se-Sumsel. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan posisi strategis KAGAMA sebagai mitra pembangunan daerah.

sebagai Ketua KAGAMA Sumsel periode kedua, Joncik Muhammad menegaskan bahwa kekuatan alumni UGM tidak hanya terletak pada jejaring nostalgia, tetapi pada kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menyoroti potensi besar ribuan alumni UGM di Sumsel yang tersebar di berbagai sektor strategis.

“Kita punya lebih dari 1.000 alumni di Sumsel. Mereka ada di dunia birokrasi, ada di lembaga legislatif, ada yang berkecimpung di dunia usaha, bahkan banyak yang menjadi pengusaha sukses di sektor perkebunan rakyat Sumatera. Mustahil jika potensi sebesar ini tidak kita sinergikan. KAGAMA adalah rumah besar untuk saling menguatkan,” ujar Joncik dengan penuh optimisme.

Bupati Empat Lawang itu menekankan bahwa kekuatan alumni UGM terletak pada keberagaman lintas angkatan dan lintas profesi. “Dari angkatan 50-an hingga angkatan terbaru, dari dokter, insinyur, ahli hukum, hingga sejarawan, kita semua bertemu di sini. Itulah kekayaan UGM yang harus dirawat,” tambahnya.

Membumikan Nilai-Nilai UGM

Mengusung visi “Tatajaga untuk Generasi”, Joncik berkomitmen untuk membumikan nilai-nilai UGM—Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI—dalam setiap program kerja. Ia mengingatkan bahwa identitas sebagai alumnus UGM adalah amanah intelektual yang harus tercermin dalam etika dan integritas.

“Jangan sampai kita bicara soal UGM hanya di ruang-ruang nostalgia, padahal karya kita di masyarakat belum terasa. Pendidikan dan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan harus terus kita tanamkan, tidak hanya kepada sesama alumni, tetapi juga kepada generasi muda,” tegasnya.

Menyikapi Isu Aktual dengan Karya, Bukan Sekadar Narasi

Merespons berbagai dinamika kebangsaan yang berkembang, Joncik mengingatkan agar alumni UGM senantiasa mengedepankan etika dan kepatuhan hukum. Ia secara khusus menyoroti pentingnya sikap dewasa dalam menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

“Jangan sampai kita bicara tanpa data, tanpa pemahaman utuh. Tunggu keputusan pengadilan, hormati proses hukum. UGM mengajarkan kita untuk berpikir kritis, tetapi juga bertindak bertanggung jawab. Banyak profesor, banyak pakar di antara kita. Merekalah yang harus menjadi rujukan, bukan sekadar geer atau euforia sesaat,” pesannya.

Perluasan Pengcab hingga ke Pelosok

Salah satu agenda strategis kepengurusan baru adalah perluasan Pengurus Cabang (Pengcab) ke daerah-daerah yang belum terakomodasi. Saat ini, KAGAMA Sumsel telah memiliki 9 Pengcab, dengan sejumlah wilayah seperti Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Banyuasin, dan Musi Banyuasin dalam tahap akhir pembentukan .

“Kita ingin KAGAMA hadir di seluruh kabupaten/kota. Dengan demikian, kontribusi kami tidak hanya terpusat di kota, tetapi menyentuh langsung masyarakat di tingkat tapak,” tutup Joncik.

Tentang Joncik Muhammad
Dr. Joncik Muhammad adalah alumnus Fakultas Geografi UGM angkatan 1990 yang saat ini menjabat sebagai Bupati Empat Lawang periode 2025–2030. Selain memimpin KAGAMA Sumsel, ia juga dipercaya sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Fakultas Geografi UGM (KAGEGAMA) periode 2025–2028 .

Sofuan