Palembang, Halosumsel–Mengenakan topi toga wisuda biru pekat dan tali kuncir kuning keemasan serta sleber warna senada Prof Dr Sri Rahayu SE, MM dikukuhkan sebagai Guru Besar Ranting Ilmu/Kepakaran Manajemen Pemasaran Universitas Muhammadiyah Palembang, (UMP).

Ibu Ayu, demikian panggilan dekat Prof Sri Rahayu, pada Sabtu (6/2) bersama tiga rekan sejawatnya resmi menyandang guru besar di UMP.

Sementara tiga rekannya, masing-masing Prof Dr Ir. Marhaini MT, Prof DR Ir Neni Marlina M.SI, dan Prof DR Ir Muhammad Arief Karim M.SC.

Pengukuhan empat guru besar ini dipusatkan di Auditorium Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumsel.

Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Behaviour Custumer Factor Dalam Indikator Loyality pada Jasa Pariwisata Prof Sri Rahayu menyebutkan hasil penelitiannya terhadap beberapa objek yang menjadi icon wisata di Palembang dan beberapa tempat lainnya di Sumsel khususnya.

Untuk mengimplementasikan apa yang menjadi impiannya guna memajukan pariwisata Sumsel, khususnya Palembang, alumni Fakultas Ekonomi Unsri 1991 ini menyebut mendirikan pusat oleh-oleh terlengkap masih menjadi pekerjaan rumah (PR) baginya.

Terlebih Sumsel terdiri dari 17 kabupaten dan kota yang masing-masing punya keunggulan produk yang bisa dijual di pusat oleh-oleh itu. “Tinggal lagi bagaimana kita membuat packatging (pengemasan) agar produk-produk yang ada memenuhi standar dan berkelas nasional,” katanya.

Jakabaring Pusat Oleh-Oleh

Dia melihat kawasan Jakabaring merupakan tempat yang strategis dijadikan sebagai pusat oleh-oleh terlengkap.

Di Jakabaring sudah ada pusat pendidikan ada dua perguruan tinggi, banyak perkantoran dan jalannya luas. Jakabaring bisa dijadikan seperti Taman Mini yang memiliki berbagai rumah adat di komplek Dekranasda. “Jadi kalau ada acara pernikahan adat apa saja sudah ada di Jakabaring dan graha oleh-oleh ada dibelakangnya,” katanya.

Saat ini, menurut Prof Sri Rahayu.
Kadin Sumsel sedang berusaha menggarap pusat oleh-oleh dimaksud. Tinggal lagi menawarkannya kepada investor sehingga dapat terwujud pusat oleh-oleh terlengkap itu. “Impian para UMKM itu Palembang punya pusat oleh-oleh yang lengkap,” katanya.

Dominasi Kuliner

Masih berdasarkan penelitiannya,
Wisata kuliner dan budaya sangat mendominasi dari hasil jawaban responden. Namun secara umum Sumatera Selatan memiliki sedikit wisata alam.

Kemasan wisata di daerah ini lebih efektif dilakukan melalui kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions Pertemuan, Insentif, Konferensi, dan Pameran).
“MICE itu sangat menunjang sektor pariwisata. Di Palembang kegiatan seperti ini banyak terutama bidang olahraga. UMP sendiri selalu menjadi tuan rumah kegiatan MES. Pariwisata ini mempunyai multyplier yang tinggi,” katanya.

Kecuali itu ke depan wisata kesehatan sesuai arahan Gubernur Sumsel, agar digalakkan lagi untuk menghindari devisa keluar. Apalagi fasilitas rumah sakit sudah lengkap. Seperti. RS Muhammad Husien, RS Siti Fatimah
“Jadi kita tidak hanya menjual wisata budaya, sejarah kuliner wisata alam tapi juga wisata kesehatan. Wisata kesehatan sudah saya buktikan ada rumah sakit swasta di Palembang yang fasilitasnya sudah lengkap dan sangat baik pelayanannya,” katanya (Ida Syahrul)