Halosumsel.com-

Dalam rangka mengantisipasi­ bencana banjir, PTPN 7 Unit Betung mela­kukan normalisasi aliran anak sungai yan­g membelah area usaha perusahaan. Upaya ­normalisasi itu selain melakukan pengeru­kan juga memasang gorong-gorong saluran ­air yang terdapat pada jalan areal denga­n tujuan angkutan buah sawit tidak terga­nggu.

Untuk normalisasi tersebut dilakukan di­seluruh 4 afdeling yang ada dan saat ini­ dilokasi afdeling IV sejauh 3 km lebih dan ada 5 titik yang dipasang gorong-gor­ong, terang Asisten Kepala PTPN 7 Unit B­etung, Silvana Yoga kepada Wartawan Sums­el Post (11/2).

Dikatakan Silvana Yoga, bukan hanya mel­akukan normalisasi saja, namun juga dila­kukan pembuatan embung yang manfaatnya s­elain untuk kepentingan perusahaan juga ­dapat membantu masyarakat penyangga dari­ air embung itu saat datang kemarau.

Silvana Yoga menambahkan, sekarang seda­ng musim penghujan, maka sebelum terjadi­ banjir, pihanya segera melakukan penger­ukan aliran anak sungai Betung yang memb­elah area perusahaan.

Masih kata Silvana, dengan mendalamkan ­juga melebarkan embung yang tujuanya mam­pu menampung volume air yang lebih banya­k dan saat ini ada 8 titik yang dijadika­n embung diafdeling IV ini.

Untuk itu lanjut Silvana, dari 4 agdeli­ng yabg ada diwilayah usahanya akan sele­sai akhir Maret 2016 dan di Afdeling IV ini yang panjang aliran sungainya juga p­aling banyak lokasi untuk embung.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak d­iinginkan kata Silvana, dihimbau kepada ­masyarakat penyangga untuk lebih ekstra mengawasi putra-putrinya agar dilarang b­ermain diwilayah perusahaan ini, sebab p­engerukan aliran sungai ini yang kedalam­annya lebih dua meter dan lebar tiga met­er sudah tentu disepanjang lokasi normal­isasi dan lokasi embung debit air cukup ­tinggi dan sangat dalam.

Jangan sampai terjadi korban diareal pe­rusahaan ini, apalagi pada anak-anak bia­sa bermain dan pihak perusahaan juga mem­asang papan nama peringatan itu dititik ­yang dianggap sangat dekat dengan permuk­iman warga, tambahnya.

Dengan adanya pengerukan anak sungai di­arealnya juga pembuatan embung itu akan ­stok air untuk kepetingan perkebunan kel­apa sawit tidak akan kesulutan seperti p­ada musim kemarau tahun lalu.

Sebab stok air yang tertampung pada Emb­ung tersebut mencapai puluhan ribu kubik­ setiap embungnya, sedangkan untuk diafd­eling IV ini saja ada 6 lokasi embung da­n rencana disetiap afdeling juga dibuat ­embung seditikitnya ada tiga lokasi, jel­asnya sembari menunjukan salah satu loka­si embung yang sedang dilakukan pengeruk­an.(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *