Halosumsel-

Momen tersebut dijadikan sebagai ajang untuk menyampaikan aspirasi kaum buruh atas berbagai aspirasi dan keinginannya, khususnya kepada perusahaan dan pemerintah umumnya.
Yang dipusatkan aksi di Provinsi Sumatera Selatan
KASBI Banyuasin dan Muba, tidak melakukan aksinya di wilayahnya. Mereka melakukan aksinya ke Benteng Kuto Besak (BKB) Bundaran Air Mancur (BAM).
Menurut salah satu peserta aksi, Gerbang Pemkab Banyuasin Kel. Kayuara Kuning Banyuasin III ini, hanya sebagai titik kumpul saja seluruh massa.
“Disini hanya sebagai titik kumpul saja. Selanjutnya kami aksi ke BKB dan BAM dan akan dikawal dari Polres Banyuasin,” ujarnya, Senin (1/5).
Ketika ditanya jumlah peserta aksinya, menurutnya ada sekitar 600 orang. “Ada 7 truk, 5 bus sedang dan 2 pickup,” jelasnya enggan menyebutkan namanya.
Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi S.Ik, MH, saat diminta konfirmasinya melalui Kasatlantas AKP Asep Supriadi mengatakan, ini Mayday, Hari Buruh Nasional. “Kami persilahkan mereka aksi, namun tetap santun dan tidak anarkis, baik dijalan maupun ketika tiba di lokasi aksi,” jelasnya.
Waktu ditanya, apa arahan yang diberikan kepada pimpinan aksi, kami menghimbau tetap hati-hati dan patuh dijalan. Makanya kami meminta kepada pimpinan aksi, agar peserta aksi untuk tidak duduk diatas bus karena berbahaya,” paparnya.
Berikut tuntutan buruh pada Mayday 2017:
1. ToIak System Pemagangan, Cabut Permenaker No.36 Tahun 2016
2. Cabut PP No.78 Tahun 2015
3. Cabut Inpres No.9 Tahun 2013
4. Hentikan Kekerasan & Diskriminasi Terhadap Buruh Perempuan
5. Optimalisasi Kinerja Pengawasan Ketenagakerjaan
6. Bongkar Kebrobokan PHI
7Angkat Seluruh Tenaga Honorer/Pegawai PTT Pemerintahan Menjadi PNS Tanpa Terkecuali
8. Lindungi Buruh Migrant Indonesia Dan Keluarganya. (waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *