By : HM Asnadi CA, wartawan @HaloSumsel.id

Ratu Dewa dan Rasyid Rajasa disingkat RR adalah dua sosok putra asli Sumsel yang sukses dibidangnya masing-masing. Dewa, begitu panggilan akrabnya, meniti karir sebagai birokrat sampai memegang jabatan sekretaris daerah (Sekda), yaitu jabatan tertinggi sebagai PNS/ASN di pemerintahan kota Palembang. Kemudian, pada akhir 2023, mantan aktivis PMII dan KNPI ini dilantik menjadi penjabat (Pj) Walikota Palembang, menggantikan Harnojoyo yang habis masa jabatannya.

Pria kelahiran Desa Rantau Sialang Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir tahun 1969 ini adalah sarjana Ushuludin UIN Raden Fattah dan S2 Magister Kebijakan Publik Universitas Sriwijaya (Unsri).

Pola kepemimpinan Dewa yang sangat egaliter dan agamis, dinilai cocok bagi sebagian besar masyarakat Palembang. Salah satu contohnya, dia tidak segan2 untuk turun langsung ke lapangan ketika menerima pengaduan masyarakat yang mengeluhkan kondisi fasum dan fasos yang tidak baik. Diapun langsung memerintahkan pihak terkait untuk memberikan solusi terbaiknya. Siapapun dan golongan manapun yang ingin berkomunikasi dengannya, pria _low profile_ ini selalu membuka diri, baik langsung maupun melalui akun medsosnya yang selalu _online_.
——
Sementara, pria kelahiran Jakarta tahun 1990 yang bernama lengkap Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa lebih banyak menginvestasikan usianya di bidang ekonomi bisnis. Dia lulusan S1 _Business Management Program_ di University of East London, dan melanjutkan S2 di Sekolah Bisnis Managemen Institut Teknologi Bandung (SBM-ITB).

Rasyid yang dalam konteks ini mewakili generasi milenial dan generasi Z (Gen Z), dengan pengalaman dan pengetahuannya tersebut dinilai cukup kompeten untuk membina dan membentuk para usahawan muda di kota Palembang.

Salah satu fenomena kota besar di Indonesia, termasuk kota Palembang, adalah sulitnya lapangan pekerjaan.

Bagaimana mengatasinya? Cara yang paling jitu adalah dengan membangkitkan semangat kewirausahaan atau _entrepreneurship_ di kalangan anak muda, melalui aktifitas UMKM dan _core_ bisnis positif lainnya.
Rasyid memang lahir dan dibesarkan di Jakarta, namun karena kedua orangtuanya asli Sumsel maka tidak ada yang kurang baginya untuk tahu tentang bahasa dan adat istiadat Sumsel, khususnya bahasa dan budaya

Palembang. Rasyid adalah putra kedua dari pasutri Hatta Rajasa (OKI) Menko Bidang Perekonomian RI periode 2009-2014 dengan Oktiniwaty Ulfah Dariah atau ibu Oke Rajasa (OKU Timur).
Menjelang Pilkada serentak November 2024, kedua nama ini (RR) santer disebut sebagai pasangan potensial dan ideal untuk memimpin kota Palembang 5 tahun ke depan.

Sebagai orang yang sudah lama malang- melintang di jajaran pemerintahan kota Palembang, Dewa diyakini sudah paham betul tentang kondisi kota Palembang secara utuh. Sehinggah jika dia diberi kesempatan untuk memimpin lima tahun kedepan menjadi walikota, maka tidak sulit baginya untuk menyusun strategi pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat Palembang yang sangat heterogen.

Akankah duet RR ini bisa terjadi? Atau mereka justru akan berkompetisi dgn pasangannya masing-masing.
Wait and see