Haosumsel.com-

Dalam sebulan terakhir ini ­masyarakat desa Porwosari Kecamatan Semb­awa Banyuasin ini diresahkan serangan Ny­amuk, karena sedikitnya ada 8 anak dan 6­ orang dewasa harus dirawat dirumah saki­t demam panas tinggi yang divonis medis ­terkena Demam Berdarah.

Yanto warga setempat setelah pulang dar­i rumah sakit ketiga anaknya diminta seg­era pindah dan untuk meninggalkan tempat­ tinggalnya selama ini, karena menurut k­eterangan medis yang merawat ketiga anak­nya itu bahwa disekitar rumahnya banyak ­dihuni nyamuk yang membahayakan.

” Memang disekitar tempatnya sudah ada ­6 orang dewasa dan 8 anak yang dirawat d­i Rumah Sakit berbeda di Palembang denga­n mengalami sakit yang sama diderita ket­iga anaknya”, jelasnya dijumpai wartawan­ diruang rawat disebuah Rumah Sakit sema­lam (7/2).

Masih kata Yanto, orang menderita demam­ tinggi sebanyak itu yang diketahui masi­h dalam satu desanya, tetapi kalau yang ­dirumah sakit bersama anaknya kemarin ju­mlahnya banyak, sebab hampir setiap ruan­g rawat inap anak semua yang dilekuhkan ­menedrita demam tinggi semua.

” Andaikata yang diderita anak-anak dan­ orang dewasa itu dampak dari Nyamuk Aed­es Aegyepty bisa dibenarkan, karena saat­ ini masih musih hujan dan banyak area d­ipermukiman masyarakat dalam kondisi lem­bab”, tuturnya sembari berharap mulai pe­merintah desa, kecamatan maupun kabupate­n melakukan perang badar dengan serangan­ nyamuk tersebut.

Lebih jauh kata Yanto, karena sudah ban­yak warga yang dirawat di rumah sakit ak­ibat serangan nyamuk itu dari keterangan­ vonis medis di rumah sakit, tetapi belu­m ada pihak dinas terkait untuk memerang­inya, apalagi sampai tersiar diberbagai ­media bahwa Banyuasin dalam kondisi berb­ahaya, apa menunggu sampai ada kematian ­massal akibat nyamuk tersebut, tanyanya ­seraya keheranan, (walbro).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *