Memasuki H-6 Idul Fitri 1436 hijriah, suasana arus mudik di jalan lintas timur (Jalintim) masih belum terlalu ramai. Meski begitu, sejumlah kendaraan dari luar termasuk kendaraan berat, sudah mulai lalu lalang melintasi jalintim.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Wilayah I BBPJN V, Dedy Mandarsyah mengatakan, secara keseluruhan kondisi jalan lintas timur saat ini sudah tidak ada masalah untuk dilintasi pemudik.
“Kondisi Jalintim dari Simpang Kayu Agung-Perbatasan Lampung (109 km) dan Betung-Jambi (168 km) saat ini sudah baik. Sebelumnya, kita sudah lakukan perbaikan dan pemeliharan di jalan tersebut. Pada H-10 itu sudah selesai dikerjakan. Bahkan, saya sudah uji coba dari Jambi-Betung itu jarak tempuh bisa 4 jam,” beber Dedy.
Dedy menambahkan, sejauh ini kerusakan jalan di Jalintim itu karena banyaknya lubang-lubang di jalan. “Ada puluhan lubang, tapi itu sudah kita lakukan perbaikan,” ujarnya.
Selama libur lebaran, lanjut Dedy, pihaknya tetap menyiagakan alat-alat berat. “Kita juga ada posko dan petugas tetap siaga. Jadi, kalau memang ada masalah nanti segera ditanggapi,” ungkapnya.

Mengenai anggaran, sambung dia, dari 168 km jalan Betung-Jambi, efektif dilakukan perbaikan 6 km dianggarkan Rp 35 miliar. Sedangkan, untuk Simpang Kayu Agung- Perbatasan Lampung total panjang jalan 109 km, efektif perbaikan di 2,5 km dengan anggaran Rp 16,5 miliar.
Sementara Fedi Chandra ST MM Msc, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 5 Satker Wilayah I BBPJN V mengatakan, pihaknya juga menyiapkan online khusus bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan terkait masalah jalan, saat mudik. “Bisa langsung menghubungi 0812 83835757. Jadi, nanti langsung akan dihubungkan dengan masing-masing PPKnya, untuk segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Fedi menambahkan, jalan yang dilintasi sudah tidak banyak lagi berlubang atau rusak, maka pemudik akan lebih nyaman saat melintasi Jalintim.  “Kita sudah perbaiki semua jalan berlobang, sehingga saat ini sudah tak ada lagi jalan rusak disepanjang Jalintim ini,” kata dia.
Diakui Fedi, masih ada kemacetan, di sekitar pasar tumpah Indralaya. Karena itu pemudik dapat lebih waspada dengan pasar tumpah yang menjadi penyebab titik kemacetan. Selain itu, ada di Betung dan arah Lampung.
Namun sejauh ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Dishub terkait untuk dapat membantu mengurai kemacetan ini. “Dititik-titik macet akan ada petugas yang pastinya akan membantu untuk mengurai kemacetan,” tutupnya (Sofyan)

Halosumsel-

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *