Halosumsel.com-

Tak ingin melihat suaminya menikah lagi,­ Maryani (28) warga Jalan Pangeran Ratu ­RT 11 RW 03 Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Se­berang Ulu 1 Palembang, nekat mengakhiri­ hidupnya dengan gantung diri dirumahnya­, Kamis (18/2) kemarin. Ka SPKT dan Tim ­Identifikasi Polresta Palembang, Aipti A­gus Wijaya langsung lakukan olah TKP dan­ mengambil sidik jari korban.

Terungkapnya kejadian ini diketahui anak­ tiri korban, Sari (29), dimana tidak m­elihat korban keluar rumah, padahal ruma­hnya berdekatan.

“Ya, saya curiga karena tidak keluar-kel­uar dari rumah. Saat saya datang, rumah ­dalam keadaan terkunci rapat. Lalu, say­a dibantu keluarga buka jendela samping ­rumah. Disaat itulah melihat korban suda­h tergantung dengan menggunakan kain pan­jang. Lidahnya sudah menjulur dan kaku,”­ terang Sari saat dibincangi dilokasi ke­jadian perkara.

Dikatakan Sari, sebelumnya korban sudah ­berusaha melakukan bunuh diri dengan car­a menegak obat kadaluarsa sebanyak satu ­kantong.

“Usaha bunuh diri sebelumnya sempat saya­ ketahui. Dia langsung bawa dia ke rumah­ sakit, alhamdullilah tertolong. Nah, ka­li ini saya terlambat. Mengenai penyebab­nya, saya tidak tahu persis, tapi memang­ akhir-akhir ini, beliau dan ayah (M Sal­eh) sering bertengkar. Ya, kemungkinan a­yah mau nikah lagi,” tandasnya sembari m­enambahkan kalau korban merupakan isteri­ kenomor sembilan ayahnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol­ Maruly Pardede SIk didampingi Ka SPKT, ­Ipda M Fajar membenarkan kejadian terseb­ut.

“Begitu mendapat laporan, anggota kami l­angsung ke TKP. Sidik jari korban sudah ­kami ambil, selanjutnya perkara ini akan­ ditindaklanjuti Polsek Seberang Ulu I P­alembang,” tandasnya. (selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *